/home/u529867548/domains/simakberita.com/public_html/wp-content/themes/zox-news/amp-single.php on line 77
Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u529867548/domains/simakberita.com/public_html/wp-content/themes/zox-news/amp-single.php on line 77
" width="36" height="36">
SIMAKBERITA.COM, GOWA – Pemerintah diingatkan untuk jangan mencoba bermain-main dalam pengelolaan APBD dan APBN, sebab itu adalah hak rakyat.
Hal tersebut ditekankan oleh Fajar Hidayat Asbar, Ketua Umum (Ketum) Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) Gowa terpilih pada Musyawarah Besar (Mubes) di Malino, 17-19 Januari kemarin.
“Kami akan mengkritisi pemerintah yang hanya membebankan PAD pada rakyat kelas menengah kebawah tapi toleran terhadap pengusaha dan penguasa,” ujar Fajar.
Ia pun meminta agar pemerintahan adil dan menyejahterakan rakyat sehingga tidak ada lagi ketimpangan sosial, tidak ada lagi penggusuran tempat tinggal masyarakat kecil, serta terjaminnya hak-hak buruh.
“Kami akan mengkritisi kampus yang tidak sesuai prosedural dengan harapan adanya jaminan pendidikan yang kondusif bagi rakyat Indonesia,” kata Fajar.
Ia mengharapkan, seluruh kader KPPM menjalankan dan mewujudkan tujuan organisasi yang termaktub dalam AD/ART organisasi KPPM.
Foto : Suasana musyawarah besar (MUBES) Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) Gowa berjalan lancar
Dengan tema “Menumbuhkan Semangat Kepemimpinan dan Solidaritas Menuju KPPM yang Berintegritas dan Bervisi Kerakyatan”, Mubes KPPM ini dihadiri oleh seluruh anggotanya.
Tujuannya untuk merumuskan konstitusi organisasi yakni Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), menyusun struktur organisasi, menyusun program kerja yang akan dilakukan selama satu periode kepengurusan dalam hal ini program kerja umum dan program kerja paten, dan tak kalah penting adalah membahas strategi taktik organisasi.
Dalam Mubes ini, Fajar Hidayat Asbar terpilih kembali menjadi Ketum KPPM secara aklamasi.
Adapun struktur yang disusun dan ditetapkan menempatkan Nurfadillah sebagai Sekretaris Umum dan Sherly Anriani sebagai Bendahara Umum, Anugrah Abadi sebagai Kabid Advokasi dan Investigasi, Nur Wahid sebagai Kabid Pengkajian dan Pengembangan Kader, Arkam sebagai Kabid Pengembangan Keuangan Organisasi, dan Tasman Ambar sebagai Kabid Media dan Publikasi.