Terhubung dengan kami

Tokoh

Minat Baca Rendah, Tanggung Jawab Kita Semua

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Tokoh literasi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang juga Sekjen Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia, Bachtiar Adnan Kusuma (BAK) menilai, minat baca masyarakat rendah adalah tanggung jawab bersama.

Karena itu, BAK menegaskan, mempromosikan budaya baca pada masyarakat adalah kewajiban karena kita percaya bahwa hanya budaya baca yang tinggi bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa.

Untuk memaknai minat baca masyarakat, Ketua Forum Komunikasi Pengelola Perpustakaan Lorong Desa Sulsel ini menyampaikan, perlu dilakukan setidaknya untuk keperluan praktis, sebagai landasan dalam melakukan upaya promosi kebiasaan membaca.

Sebab, minat atau kebiasaan adalah dorongan yang tinggi melakukan sesuatu adalah pemicu sekaligus adrenalin untuk membaca.

“Karena di pikiran saya, dorongan membaca bukan sekadar faktor eksternal sebagai upaya pemaksaan membaca, justru karena faktor internal sebagai pendorong untuk membaca,” kata BAK di depan finalis Duta Pelajar SMA Kota Makassar yang digelar IPM Makassar, Rabu (15/1/2020).

Bagi penggagas Perpustakaan Lorong ini, faktor internal adalah keinginan untuk memeroleh pengalaman asyik dari kegiatan membaca. Minat baca atau reading interest tak sama dengan kebiasaan membaca reading habbit dan berbeda dengan budaya baca reading culture.

“Membaca dengan memaknai sebagai syarat utama pengembangan ilmu dan teknologi serta syarat utama membangun peradaban adalah tanggung jawab sosial, tanggung jawab umat, tanggung jawab peradaban,” ujar BAK.

Karenanya, lanjutnya, minat baca yang tinggi hanya bisa ditunjukkan dengan semangat yang besar untuk mendapatkan bahan bacaan, membacanya, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan masyarakat.

“Membaca untuk sebuah peradaban tak bisa berhenti walau satu detik pun,” kunci BAK.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler