/home/u529867548/domains/simakberita.com/public_html/wp-content/themes/zox-news/amp-single.php on line 77

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u529867548/domains/simakberita.com/public_html/wp-content/themes/zox-news/amp-single.php on line 77
" width="36" height="36">

Organisasi dan Komunitas

Bukti Kepedulian, Relawan Milenial Makassar Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Bantaeng

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, BANTAENG – Musibah banjir yang menimpa dua Kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) seminggu lebih yang lalu yang terjadi di Kabupaten Bantaeng dan Jeneponto kini masih menyisakan dampak bagi warga yang tertimpa.

Relawan Milenial Makassar (RMM) yang merupakan gabungan organisasi kepemudaan turut ikut andil dalam meringankan beban korban yang terdampak dengan mengunjungi Kabupaten Bantaeng, Minggu (21/06/2020).

Dalam kunjungan kali ini, RMM membawa bantuan berupa pakaian layak pakai, sembako, alat mandi dan alat kebersihan.

Saat pertama tiba, Tim RMM langsung disambut oleh Sekretaris Desa Bonto Jai Kecamatan Bissappu, Ibu Ipa. Diketahui Desa Bonto Jai memiliki dua dusun yang terkena Banjir, yakni Dusun Mattoanging dan Dusun Pati.

Tiba pada pukul 15.00 wita Tim RMM langsung menuju lokasi penampungan korban di Rusunawa yang tak jauh dari kantor Desa Bonto Jai.

“Ada 18 KK yang terdampak dan ditampung di rusun dari dusun Mattoanging dan 3 KK di dusun Pati,” Ungkap Toni Budiawan Kepala Dusun yang mendampingi tim RMM.

Rombongan Tim Relawan Milenial Makassar saat menyalurkan Bantuan ke Korban Banjir di Kabupaten Bantaeng

Tim RMM yang dikoordinir oleh Ali Fauzi juga sempat berbicara dengan salah satu korban yang rumahnya lenyap diterjang arus air.

“Kami sudah 8 malam disini sejak malam pertama itu, Kami berharap juga ada bantuan untuk membangun rumah kami kembali,” Ungkap Battu (50 tahun), Kepala keluarga terdampak.

Distribusi bantuan baik berupa bahan makanan dan sandang terus berdatangan yang dikoordinir oleh Pemerintah setempat di Kabupaten Bantaeng.

Lebih lanjut Ali Fauzi menambahkan, saat ini yang paling diperlukan selain bantuan sandang dan pangan, itu semangat untuk bangkit dan memulai kehidupan yang baru setelah bencana.

Laporan : Rusmawandi

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version