SIMAKBERITA.COM, MAROS – Dewan Pengurus Badan Komunikasi Nasional Desa se-Indonesia (BKNDI) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus melakukan pergerakan dan percepatan dalam mewujudkan visi dan misinya sebagai organisasi yang bertekad meningkatkan taraf kehidupan masyarakat desa, memajukan desa dengan pembangunan infrastruktur desa serta meningkatkan SDM desa sehingga bisa melakukan kegiatan pembangunan desa yang berkesinambungan.
Hal itu dibuktikan dimana para pengurus BKNDI Sulsel yang didampingi oleh pengurus BKNDI Maros mengunjungi dan meninjau lokasi sumber Mata Air Minum yang dinilai bisa menjadi Potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Ekonomi untuk masyarakat Kab. Maros.
Dari pantauan Wartawan SimakBerita.com, lokasi sumber mata air minum tersebut berlokasi di Dusun Tangaparang, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, Sabtu (11/09/2021) Siang.
Kunjungan ini di inisiasi oleh pengurus BKNDI Maros dengan mengajak ketua dan beberapa pengurus BKNDI Sulsel untuk meninjau langsung lokasi potensi Air Minum.
Berbagai tantangan yang dilewati dengan melewati sawah dan mendaki pegunungan tak menyurutkan semangat para pengurus BKNDI Sulsel dan Maros dalam meninjau dan menemukan Sumber Mata Air yang dinilai kelak bisa menjadi sumber daya alam dan Sumber Ekonomi bagi Masyarakat Kab. Maros.
Ketua BKNDI Sulsel, Alfrida Jawali mengatakan, hari ini pihaknya berkunjung di Kabupaten Maros dengan tujuan untuk mengunjungi dan meninjau Sumber Mata Air bersama Sekretaris BKNDI Sulsel, Askar SKM, para pengurus dan didampingi oleh Pengurus BKNDI Maros.
Alfrida mengatakan, sumber mata air yang akan ditinjau ini merupakan potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan kedepannya, karna selain dapat membantu masyarakat sekitar juga dapat membantu perekonomian pemerintah setempat.
Pemilik lokasi Tanah, H. Kamaruddin saat diwawancarai wartawan SimakBerita.com mengatakan, awal mula menemukan lokasi dan sumber mata air ini sejak menjadi Tentara, saat itu dirinya menjadi Babinsa di Desa tersebut sehingga Ia pun menelusuri semua lokasi yang ada disekitarnya. Bahkan Ia mengakui kalau dirinya lahir dan besar di Desa tersebut.
Saat musim kemarau hampir semua rumah kehabisan Air sehingga itulah alasan H. Kamaruddin mencari dan menelusuri sumber-sumber mata Air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangganya. Dengan dasar itu kemudian H. Kamaruddin mendapatkan Sumber Mata Air Minum yang sangat bagus dan menilai sumber Mata Air tersebut bisa menjadi potensi Sumber Daya yang bagus bagi masyarakat Kab. Maros.
H. Kamaruddin mengungkapkan, luas lokasi tanah Sumber Air Minum tersebut sekitar 5 Hektar lebih, dan disekitarnya digunakan sebagai peternakan Sapi.
“Menururt saya, potensi lokasi sumber Air Minum yang ada ini adalah peluang besar untuk bisa dikelola secara besar, namun pastinya membutuhkan biaya besar dan itu kami belum ada dana untuk mengembangkan,” ujar H. Kamaruddin
Ia menambahkan, bilamana ada pihak Perusahaan Swasta yang mau tertarik mengembangkan potensi ini maka kami sangat senang dan siap untuk bekerjasama kedepannya. (Nasution/Rahman)