SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Tim Mahasiswa UNM Makassar yaitu M. Fachmy Ahdan K, Andi Radinal Azis, dan Anis Dwiputra dari Fakultas Bahasa dan Sastra berhasil lolos pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Sosial Humaniora (PKM-RSH).
Andi Radinal Azis menjelaskan, bahwa program penelitian dilakukan berjudul Aspek Pedagogis Budaya Bugis Pada Tradisi Pengasuhan Anak dalam Naskah I La Galigo.
Penelitian ini akan mengungkap peran nilai pengasuhan anak dalam naskah I La Galigo pada pengasuhan anak budaya Bugis yang meliputi; pengaruh pada karakter sikap, perilaku, moral, kemampuan berpikir, etika, dan sebagainya.
Apakah hal tersebut dapat digunakan sebagai model pengasuhan anak untuk era masa kini.
Dalam masa ini, pengasuhan anak oleh orang tua milenial saat ini penuh dengan tantangan.
Kesiapan orang tua menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak dapat mengawasi anaknya selama 24 jam, serta dalam menghadapi era digitalisasi saat ini. Pengasuhan adalah aktivitas gabungan dari banyak perilaku tertentu yang bekerja bersama-sama atau secara individu, untuk akhirnya berdampak pada anak. Sehingga, kesalahan sedikit saja dalam pengasuhan anak akan membawa dampak buruk ketika sang anak beranjak dewasa.
“Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22-29 Juni 2021 di Kabupatan Luwu, kota Palopo, Sulawesi selatan. Kami akan memperoleh data-data penelitian dari dari diskusi bersama tim, bersama pembimbing, dan lewat buku-buku yang berhubungan dengan naskah I La Galigo. Pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung terhadap pemangku adat dan masyarakat Bugis di Kota Palopo” ungkap Anis Dwiputra (Selasa, 31 Agustus 2021).
Demikian pula M. Fachmy Ahdan menambahkan, bahwa dalam penelitian PKM yang dilakukan di kota Palopo ini disambut baik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palopo dan masyarakat Bugis di sekitarnya.
Dalam mengumpulkan data penelitian, kami mendapat beberapa hambatan seperti: narasumber menolak untuk diwawancarai, narasumber yang sulit menyampaikan penjelasannya, dan sebagainya. Tapi dalam menghadapi hal-hal tersebut, kami tidak menyerah malah tetap bersemangat dan antusias dalam menyelesaikan penelitian ini dengan semaksimal mungkin. (*/Iyan)
Editor : Rahman