Sekolah

SMA Negeri 1 Gowa Sukses Memacu Herd Immunity, Jelang Pembelajaran Tatap Muka

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, GOWA – Menjelang pembelajaran tatap muka (PTM) bagi pelajar SMA/SMK di masa pandemi, SMA Negeri 1 Gowa, di jalan Andi Mallombasang, siswa-siwinya sudah mencapai 90% telah melaksanakan vaksinasi untuk membentuk herd immunity (kekebalan kelompok) guna mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi di lingkungan sekolah. Sehinga saat ini kabupaten Gowa sudah turun di level 2.

Ketika diwawancarai Wartawan SimakBerita.com (27/9/2021), Kepala UPT SMA Negeri 1 Gowa, Drs. Muh. Arsyad M.Pd mengatakan, berdasarkan SKB 4 Menteri; Mendikbud, Menag, Mendagri dan Menkes pembelajaran di masa pandemi Covid-19 isinya adalah setiap tenaga pendidik wajib melaksanakan vaksinasi tahap 1 dan 2 sebelum memasuki pembelajaran tatap muka (PTM).

Muh. Arsyad menyampaikan, bahwa kondisi di SMA Negeri 1 Gowa bagi tenaga pendidik sudah 99% melakukan Vaksinasi, hanya ada satu orang yang tidak memenuhi syarat untuk ikut vaksinasi karena ada penyakit bawaan yang kronis, sehingga Dokter menyatakan belum bisa divaksin.

“Untuk siswa-siswi SMA Negeri 1 Gowa telah mencapai 90% yang sudah di vaksin tahap pertama, dan saya melihat alhamdulillah siswa cukup antusias untuk divaksin karena demi menjaga diri dan keluarga dari Covid-19,” ujar Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Sulsel ini.

Foto : SEKOLAH SMA NEGERI 1 GOWA

Lebih lanjut Muh. Arsyad mengungkapkan, sebelum adanya penyebaran covid-19 pihak sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan cara pihak sekolah menyiapkan wastafel cuci tangan di setiap kelas, ruangan perpustakaan dan ruangan lainnya untuk menjaga kebersihan.

Muh. Arsyad menambahkan, adapun Role Model atau Teknis Pelaksanaan PTM sesuai petunjuk Mendikbud, pihaknya akan mengajar siswa-siswi maksimal 50% artinya kalau jumlah siswa satu kelas sebanyak 36 orang maka jumlah siswa-siswi yang ikut PTM sebanyak 18 orang dalam satu kelas, dan sisa 18 siswa-siswi lainnya mengikuti pembelajaran via online/daring. Selanjutnya akan di Roling atau Bergantian mengikuti PTM setiap/selama 1 minggu.

Sementara itu, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan cara setiap siswa yang akan masuk belajar terlebih dahulu dicek suhu tubuh dengan alat pengukur suhu digital serta wajib pakai masker, selanjutnya guru akan mengedukasi siswa-siswi supaya mematuhi Prokes diantaranya sebelum masuk kelas wajib memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah.

“Kami sudah melakukan simulasi PTM, sambil menunggu petunjuk dari Pemda Gowa terkait pelaksanaan PTM di sekolah,” tutup Muh. Arsyad (Nasution/Iyan)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version