Sekolah

PTMT Memasuki Pekan Ketiga, SDN 158 Balai Kembang Aman Dari Covid 19

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, LUWU TIMUR – Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sudah memasuki pekan ketiga setelah diterbitkan Surat dengan nomor 416/618/Disdik perihal PTMT di Satuan Pendidikan oleh Dinas Pendidikan Pada 17 September 2021, sehingga setiap satuan pendidikan untuk melaksanakan PTMT tersebut, setelah beberapa bulan yang lalu terhenti dikarenakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kabupaten Luwu timur.

Kondisi hingga saat ini PTMT dikabupaten Luwu timur masih berjalan aman, lancar, dan belum ditemukan kasus baru terjadinya penyebaran positif COVID-19.

Saat awak media simakberita.com melakukan pemantauan di lapangan, khususnya dikecamatan mangkutana, proses PTMT ditingkat Sekolah Dasar (SD) berjalan aman dan lancar, dibagi dua sesi per hari dengan tingkat kehadiran peserta didik sebanyak 30 persen.

“Alhamdulillah pelaksanaan PTMT di kecamatan mangkutana berjalan aman dan terkendali, belum ditemukan kasus positif setelah proses belajar mengajar di sekolah dilaksanakan selama dua pekan kemarin termasuk disekolah kami, kami juga belum menemukan ada anak terdeteksi positif COVID-19, kami melihat penerapan sarana protokol kesehatan diantaranya memakai, masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak (3 M) yang ketat berjalan sesuai rencana, ini juga membantu peserta didik dalam menjaga imun,” ujar Kepala Sekolah SDN 158 Balai Kembang, Yohanis Umar S.Pd, Senin (4/10/2021) kepada awak media simakberita.com.

Masih Yohanis menambahkan bagi guru disekolah rutin tiap hari Rabu melakukan aktivitas senam sehat (Rabu sehat), ini merupakan program pak bupati agar supaya imun bagi guru dan tenaga kependidikan tetap terjaga, dan pelaksanan tugas khususnya ada Rabu sehat, dan kami dikecamatan mangkutana aktif melaksanakan kegiatan ini,” kata Yohanis.

Dijelaskan Yohanis, setelah PTMT berjalan selama dua pekan, tiap pekannya akan dilakukan evaluasi oleh dinas, kami berharap bahwa kedepannya proses PTMT ini bisa ditingkatkan dari 30 persen menjadi 50 persen atau yang tadinya maksimal 7 orang bisa ditingkatkan lagi apakah 10 atau 15 orang.

“Kami mendapat informasi dari dinas pendidikan per tanggal 1 Oktober 2021, pembelajaran bisa dilakukan tiga sesi, selain itu juga sudah ada peningkatan peserta didik yang bisa mengikuti PTMT, yang tadinya satu kelas berjumlah maksimal 7 orang, ditingkatkan menjadi 10 orang,” kata Yohanis selaku ketua K3S kecamatan mangkutana.

Salah seorang siswi saat usai mengikuti PTMT kami konfirmasi merasakan senang karena diberlakukan PTMT tahap kedua.

“Saya merasa senang karena bisa ketemu kembali dengan guru, ketemu dengan teman-temannya di sekolah, saat belajar langsung bertatap muka dengan guru, jadi penjelasan guru bisa lebih jelas dan mudah dimengerti,” ungkap Talita Adelin Sitande siswi kelas VI SDN 158 Balai Kembang yang akrab disapa Tata.

Tata mengungkapkan, orang tuanya juga merasa senang karena bisa dilakukan kembali pembelajaran tatap muka disekolah.

“Harapannya, tatap muka bisa seterusnya, atau bahkan bisa kembali normal, kami mohon kepada TYME agar covid ini bisa berakhir,” kata Tata salah satu peserta mewakili sekolahnya untuk kompetensi sains nasional secara online tahun ini.

Yohanis berharap bahwa kondisi ini bisa segera membaik, PTMT ini kita lakukan step by step, karna kita masih berada dimasa pandemi covid 19, dan mudah mudahan kedepannya proses PTMT bisa terus meningkat, karna ini menjadi harapan orang tua peserta didik dan masyarakat luas,” harap Yohanis. (Ibrahim/Nasution)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version