SIMAKBERITA.COM, LUWU TIMUR – Puskesmas (PKM) Kalaena Kabupaten Luwu Timur mulai fokus pada pelaksanaan vaksinasi dosis kedua untuk siswa SMA 9 Luwu timur setelah sebelumnya dilakukan vaksinasi dosis pertama di bulan September yang lalu.
“Minat siswa tuk kegiatan vaksinasi ini tinggi hanya saja kami terbentur di persoalan protokol kesehatan, sementara kalau kami hadirkan siswa di puskesmas bisa terjadi kerumunan, maka itu kami meminta ke pihak puskesmas untuk dilaksanakan vaksinasi dosis pertama disekolah kami tepatnya pada bulan September yang lalu,” ungkap Aswan kepada awak media simakberita.com, Jumat (22/10/2021).
Aswan menjelaskan bahwa di sekolahnya saat ini hampir seluruhnya siswa sudah divaksin dosis pertama, dan saat ini sedang berjalan vaksinasi dosis kedua, dari total jumlah siswa kurang lebih 600 orang untuk tiga tingkatan.
“Dari kelas X hingga XII hampir merata siswanya sudah divaksin, hari ini itu vaksin dosis kedua, hampir sudah merata semua vaksin dosis pertama dan dosis kedua, ungkap Aswan yang juga selaku Pembina PMR.
Saat kami lakukan pemantauan lapangan, tampak proses berjalan lancar dan kondusif, salah satu siswa yang bernama Wisnu kelas XII menjelaskan kalau dirinya setuju dengan vaksin yang dilakukan disekolah karena untuk menghindari kerumunan warga.
Wisnu juga menambahkan kalau orang tuanya setuju dengan dilakukannya vaksinasi disekolah, katanya untuk lebih memudahkan dan menghindari kerumunan warga.
Dengan adanya kebijakan proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang sementara berjalan maka vaksinasi ini digenjot agar PTMT ini tidak menjadi kluster baru covid-19. Selain itu, salah satu upaya yang dilakukan untuk menurunkan status PPKM dari level 4 ke level terendah adalah kegiatan vaksinasi, dan ini terbukti dikabupaten Luwu timur sekarang berada pada PPKM level 2.
Ketua Tim Vaksinasi Covid-19 PKM Kalaena, Nurdin mengatakan, “pelaksanaan vaksinasinya sebenarnya dijadwalkan kemarin tapi tertunda karena vaksinnya kosong, jadi baru kami bisa lakukan hari ini di SMA 9 Luwu timur,” ungkap Nurdin kepada awak media simakberita.com, Jumat (22/10/2021).
Tidak hanya tertunda kegiatan vaksinasi diadakan disekolah, vaksinasi dosis kedua bagi warga masyarakat di wilayah PKM Kalaena juga jadwalnya tertunda karena stok vaksin habis.
Selanjutnya Nurdin menambahkan, “Karena ada beberapa warga masyarakat yang sudah masuk jadwal untuk dilakukan vaksinasi dosis kedua yang sempat Tertunda, dari pada menunggu kami juga memaksimalkan vaksin yang ada untuk melayani warga masyarakat disekitar sini tuk dilakukan vaksinasi dosis kedua, jumlah vaksin yang tersedia adalah untuk 196 sasaran,” imbuh Nurdin.
Jenis vaksin yang digunakan pada kegiatan vaksinasi di SMA 9 Luwu timur adalah jenis vaksin sinovac dosis pertama dan dosis kedua yang disediakan oleh dinas kesehatan kabupaten Luwu timur. Ada juga pengadaan vaksin yang dilakukan oleh TNI dan Polri.
Nurdin berharap bahwa karena vaksinasi dosis kedua banyak yang tertunda, untuk instansi terkait mungkin untuk menjaga kepercayaan masyarakat, dosis pertama sudah terlaksana, sekarang sisa menunggu jadwal vaksinasi dosis kedua, mudah mudahan tidak tertunda lagi karena kasihan warga jika sudah datang untuk vaksinasi dosis kedua tapi tidak dilayani oleh kami karena vaksinnya kosong,” harap Nurdin.*)