Terhubung dengan kami

Sekolah

Sempat Mengalami Insiden Kecil, ANBK Hari Pertama SDN 170 Mulyasri Berjalan Lancar

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, LUWU TIMUR –
Sebuah insiden kecil sempat terjadi di hari pertama pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Rabu (17/11/2021).

SDN 170 Mulyasri Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, saat menggelar ANBK sempat ada satu laptop murid yang mengalami gangguan karena laptop tersebut melakukan pembaharuan pada Windows-nya.

“Tadi sempat laptopnya salah satu peserta bermasalah, karena laptopnya “mengupdate” sendiri Windows-nya,” ungkap Sri Daryati selaku Proktor SDN 170 Mulyasri Kecamatan Tomoni kepada awak media simakberita.com, Rabu (17/11/2021).

Pada pelaksanaan ANBK tahun ini, SDN 170 Mulyasri kecamatan tomoni, memutuskan untuk melaksanakan ANBK secara online.

ANBK dilaksanakan dua hari, mulai hari ini tanggal 17 sampai 18 November 2021. ANBK dilaksanakan secara dua sesi, dan di SDN 170 Mulyasri ada 30 ditambah 5 cadangan yang mengikuti ANBK.

Dari penjelasan Sri Daryati, pembaharuan terjadi karena laptop tersebut sebelumnya jarang di install, jadi begitu dapat jaringan internet langsung melakukan pembaharuan secara otomatis.

Untungnya, menurut Sri Daryati, kejadian ini bisa dapat diatasi dengan memanfaatkan laptop peserta yang sudah selesai mengerjakan soal ANBK, jadi hal ini bisa teratasi.

Insiden kecil ini dibenarkan juga oleh pengawas ruangan yang mengawasi pelaksanaan ANBK.

“Betul, kendala tersebut sempat terjadi, namun bisa segera diatasi karena tadi sudah ada peserta yang selesai mengerjakan soal literasi,” ungkap Hasni Pengawas Ruangan Pelaksanaan ANBK.

Saat kami memantau pelaksanaan ANBK SDN 170 Mulyasri kecamatan tomoni, tampak proses pelaksanaan Asesmen Nasional berjalan kondusif dan lancar, hal ini dikarenakan adanya bantuan dari Proktor.

Proktor dipilih oleh satuan pendidikan dan wajib menjalani pelatihan dari pemerintah pusat. Salah satu tugas proktor adalah memberikan kode token untuk peserta ANBK. Selain memberikan kode token, ada berbagai tugas penting yang diemban oleh proktor guna memastikan ANBK berjalan dengan baik dan lancar.

Sri Daryati menambahkan bahwa kondisi ini masih agak mendingan dibanding waktu pelaksanaan simulasi sampai Galdi bersih beberapa hari yang lalu.

“Kemarin waktu Galdi bersih, murid bahkan mengerjakan soal latihan lebih lama dari saat pelaksanaan,” tutur Sri Daryati.

Sri menjelaskan kalau dulu saat melakukan simulasi, peserta bisa sampai dua jam mengerjakan soal, Alhamdulillah sekarang peserta hanya butuh waktu satu jam saja sudah bisa selesai.

“Banyak peserta belum akrab dengan stik mouse, keyboard, jadi masih agak kaku, ditambah juga laptopnya minta login ulang,” pungkas Sri Daryati.*) (Ibrahim)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler