SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Badan Kejuruan (BK) Informatika, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menggelar WEBINAR SOSIALISASI yang diikuti oleh pengurus BK informatika dan beberapa insyinyur informatika yang tersebar di beberapa provinsi di indonesia.
Adapun kegiatan dilaksanakam via zoom online dan dibuka oleh Ketua Badan Kejuruan Informatika PII, Ir. Bayu Mulyana, MM., IPM, Kamis (07/04/2022).
Ir. Bayu Mulyana, MM., IPM dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada teman-teman atas antusiasnya mau mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan baik.
Dalam sambutannya pihaknya mengatakan, bahwa BK informatika adalah merupakan salah satu Badan Kejuruan dari PII yang memang baru dibentuk pada tahun 2018 lalu dan pembentukan BK informatika ini tidak terlepas dari peran IAII (Ikatan Ahli Informatika Indonesia).
“Jadi dibidangi oleh IAII kita bisa membentuk badan kejuruan informatika, saat ini kita masih baru, periode pertama kemarin di kepengurusan kita masih tahap konsolidasi sekarang kita sedang coba untuk dalam tahap pengembangan, dan kita juga terus mensosialisasikan BK ini sehingga nanti diharapkan akan makin banyak lagi teman-teman menjadi insyinyur yang memang berkiprah di dunia informatika atau komputer,” ucap Ir. Bayu Mulyana
“Adapun informasi yang saya terima, di database PII saat ini jumlah anggotanya yang masuk didalam BK informatika berjumlah 505 orang dari berbagai status, dimana ada yang statusnya aktif, nonaaktif maupun statusnya tidak jelas,” terangnya.
“Dan juga dari berbagai tingkatan, ada yang IPM, IPU, IPP, dan ada juga yang memang belum mendapatkan sertifikasi,” tuturnya.
Ditambahkannya, meskipun saaat ini bidang keahlian informatika itu belum mensyaratkan sertifikasi profesi untuk kegiatan-kegiatan kita, tapi dengan adanya Surat Edaran (SE) Dirjen Dikti, dan kemudian juga sekarang sudah beberapa pekerjaan mensyaratkan kegaitan-kegiatan terkait dengan TIK, baik itu yang di hardware maupun prangkat lunak, itu harus dikerjakan dengan orang-orang yg mempunyai sertifikasi surat pada registrasi insinyur, sehingga kedepan ini sangat-sangat penting sekali untuk kita memahami sertifikasi insinyur profesional.
“Makanya pada kesempatan kali ini mudah-mudahan teman-teman bisa mengikuti apa yang disampaikan oleh narasumber Pak Hefi, sehingga setelah kegiatan sosialisasi ini, nanti kita akan tindak lanjuti dengan mengadakan kegiatan loka karya,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM selaku narasumber webinar sosialisasi dalam pemaparannya mengatakan, BK Informatika ini lahir melalui inisiasi dari organisasi Profesi IAII dimana pada tanggal 17-18 maret 2017, IAII mengadakan loka karya sertifikasi insinyur profesional, itu tempatnya di Bandung,
“Di hari pertama kita adakan loka karya dihari kedua kita adakan konvensi, dan sepakat untuk menginisiasi lahirnya BK informatika, yang mana sebelumnya kalau kita bidang informatika mau masuk ke insinyur kita berada di BKelektro, nah melalui konvensi yang diadakan di bandung tahun 2017 itu kita menginisiasi dan mengajukan permohonan ke PII agar dibentuk BK informatika, nah kemudian di tahun 2018 tepaatnya di 26 januari 2018 Surat Keputusan (SK) kita keluar, jadi BK informatika itu lahirya di 26 januari 2018,” tutupnya.