Hukum dan Peristiwa

Polisi Periksa Seorang Wanita Diduga Terkait Insiden Penembakan Pegawai Dishub Makassar

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Seorang wanita diamankan polisi. Diduga terkait dengan penembakan pegawai Dishub Kota Makassar, Najamuddin Sewang. Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto membenarkan ada wanita yang diamankan. Namun, dia tak memerinci identitas wanita itu.

“Yang jelas ada yang kita amankan,” ungkapnya

Kombes Budhi mengatakan, identitas wanita itu belum bisa ia buka. Pasalnya penyidik masih melakukan pendalaman. Wanita itu diharapkan akan bisa membuka pelaku utama penembakan terhadap Najamuddin Sewang.

Sementara itu, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Onny Trimurti Nugroho mengatakan, korban diduga memiliki hubungan asmara dengan wanita itu. ia mengatakan, status wanita itu hanya terperiksa. “Kita periksa saja. Ya. ada hubungan asmaralah,” kata Kombes Onny.

Ditambahkannya, pihaknya belum bisa membuka siapa wanita itu. Pasalnya, masih dilakukan pendalaman. Menurutnya, pendalaman itu dilakukan untuk mengungkap pelaku. Saat ini, kepolisian sudah ada gambaran mengenai pelaku. Namun, mereka membutuhkan alat bukti yang mengarah ke pembunuhan. Makanya, data-data itu diolah dengan baik untuk kemudian nantinya sampai pada kesimpulan. Itu agar polisi nantinya tidak salah orang.

Informasi yang dihimpun Simakberita, wanita itu berstatus janda tanpa anak. kulitnya putih, rambutnya agak pirang. Saat diamankan dia mengenakan baju biru dipadu celana hitam.

Sebelumnya diberitakan, Najamuddin Sewang tewas ditembak di Jl Danau Tanjung Bunga, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Minggu, 3 April 2022, sekira pukul 10.45 Wita. Dari rekaman CCTV di Jl Manunggal 22, tampak korban sebelumnya dipepet seorang pengendara motor berjaket kuning milik ojek online.

Kakak korban, Juni Sewang mengatakan, diduga pengendara berjaket kuning itu adalah pembunuh bayaran yang menyamar sebagai ojol. Pengendara berjaket kuning itulah yang melepaskan tembakan dan mengenai punggung korban, menembus paru-paru. Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel yang melakukan autopsi, menemukan proyektil peluru itu di bawah ketiak kiri. Peluru itu tak memiliki nomor seri, dan alurnya tak menentu. Juni menduga itu adalah peluru yang ditembakkan dari senjata api rakitan. (**)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version