Terhubung dengan kami

News

Kecam Pernyataan Gubernur Sulsel, Aliansi WTL Gelar Unras

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Saat menghadiri hari jadi Kabupaten Luwu ke 19 (12/5/2022) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyindir warga Rampi Kecamatan Luwu Utara dengan meminta mereka keluar dari Republik Indonesia (RI). Pernyataan itu disampaikan ketika ia memberikan sambutan

” Katanya ada yang mau keluar dari Sulawesi Selatan, kenapa sekalian tidak keluar saja dari wilayah Indonesia, ” kata Andi Sudirman

Pernyataan Gubernur Sulsel mendapat kecaman dari Aliansi Mahasiswa Wija To Luwu (WTL) gabungan dari beberapa Ikatan pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (Ipmil Raya), mengecam pernyataan Gubernur Sulsel dalam pidatonya pada hari jadi Luwu timur yang ke 19, kemudian massa dalamnya aksi juga menuntut agar Gubernur Sulsel itu membuat klarifikasi permintaan maaf kepada masyarakat Luwu raya atas ucapannya yang telah keliru dan tidak sepantasnya dilontarkan oleh orang nomor satu di Sulsel.

Dalam gerakan ini pula WTL menggaungkan Luwu Tengah dan provinsi Luwu Raya karena pemprov dianggap tidak mampu mensejahterakan masyarakat Luwu Raya.

Saat melakukan unjuk rasa (Unras) di Makassar, Yandi selaku Ketua Umum Ipmil Raya Universitas Muslim Indonesia (UMI) sekaligus Jendral lapangan Aliansi WTL menggugat mengatakan, gerakan ini akan terus berlanjut hingga tuntutan kami terpenuhi, sebab pernyataan itu telah melecehan juga melukai masayarakat Rampi, pernyataan itu pula adalah perbuatan “makar” dari Gubernur, karena ingin mengeluarkan satu golongan dari golongan lain,” pungkas Yandi. Selasa, 17 Mei 2022

Ia juga menuntut agar Gubernur harus meminta maaf, berdasarkan pernyataan itu pula kami meminta Gubernur membantu kami memperjuangkan DOB Luwu Tengah, karena hingga hari ini kesenjangan pembangunan begitu besar terjadi di kabupaten Luwu, Luwu Tengah juga adalah cita cita dan harapan Masyarakat Luwu Raya untuk bisa membentuk Provinsi Luwu Raya,” ungkap Yandi (Anas)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler