Birokrasi/Pemerintahan

BBPOM di Makassar Gelar Pemantapan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar menggelar kegiatan pemantapan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Terdapat tiga kegiatan yang dilakukan sebagai wujud inovasi pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BBPOM di Makassar Dra Hardaningsih Apt MHSM mengatakan, pihaknya menggelar peluncuran inovasi pelayanan publik.

“Pada hari ini kita mengadakan kegiatan pemantapan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi melalui launching inovasi di area pelayanan publik. Pertama, yaitu Pedang Puang Baso, yaitu tentang pendampingan UMKM pangan, olahan, kosmetik, dan obat tradisional untuk memperoleh izin edarnya,” katanya saat diwawancarai awak media di sela-sela kegiatan pemantapan zona integritas di Hotel Novotel, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (22/6/2022).

Foto : BBPOM di Makassar menggelar kegiatan pemantapan Zona Integritas (ZI) Menuju WBK erdapat tiga kegiatan yang dilakukan sebagai wujud inovasi pelayanan kepada masyarakat.

Kedua, lanjut Hardaningsih, ada inovasi SAPPAI. “Yaitu customer atau pelanggan yang melakukan pengujian pihak ketiga bisa melihat sampai dimana status izinnya. Kemudian bisa mengunduh dan mengeprint sendiri sertifikatnya,” ungkapnya.

Inovasi yang ketiga, katanya, yakni pembentukan 1.000 duta ewako. “Yaitu komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) pangan aman dan kosmetika aman,” sebutnya.

BBPOM di Makassar, katanya, sudah mengundang mahasiswa dan siswa SMA, MA, dan SMK untuk mengikuti pembentukan duta ewako ini.

“Kita akan melakukan bimtek kepada 1.000 calon duta ewako tentang pangan aman, kosmetik aman, dan tentang wirausaha,” sebut Hardaningsih.

Nantinya setelah mendapatkan bimtek, 1.000 duta ewako ini bertugas menyampaikan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada 10 orang lain. Kesepuluh orang tersebut, bisa teman, keluarga, atau tetangga. Selanjutnya, mereka harus melaporkan datanya. “Diharapkan 1.000 duta ini akan mengedukasi 10 orang. Jadi, kira-kira 10.000 orang akan memperoleh informasi dan edukasi pangan dan kosmetik halal,” tuturnya.

Selain itu, BBPOM di Makassar juga menggandeng beberapa kampus ternama di Kota Makassar untuk mengedukasi pangan dan kosmetik aman. “Kerjasama dengan kampus kita laksanakan dalam ruang lingkup Pendidikan. Kita memberikan penguatan kepada mahasiswa dalam rangka pemberdayaan masyarakat,” ucap Kepala BBPOM di Makassar.

Beberapa fakultas yang diundang melakukan penandatanganan kerjasama diantaranya Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar, Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Fakultas Farmasi Universitas Mega Rezky Makassar, Politeknik ATI Makassar, dan Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar.

Di kampus ada tri dharma perguruan tinggi. Salah satunya pemberdayaan masyarakat. Bisa melalui  duta ewako. Jadi, saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dapat menyebarkan informasi-informati tentang pangan dan kosmetik aman. “Intinya mereka bisa menjadi agen perubahan (agent of change) tentang obat dan makanan aman,” tutup Hardaningsih. (*/Iyan)

Editor : Nasution Jarre

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version