SIMAKBERITA.COM, GOWA – Tim Dosen dari Universitas Handayani Makassar dengan Universitas Muhammadiyah Makassar bersinergi melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Pemberdayaan Kelompok Usaha ANNUR Kelurahan Tamaona melalui Inovasi dan Pengembangan Pasar Produk Olahan Cabai di Kelurahan Tamaona Kec. Tombolo Pao Kab. Gowa.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Camat Tombolo Pao Astan, S.Sos serta dihadiri oleh Ketua LPM Desa Tamaona Drs. Rabbi, Tim pelaksana kegiatan yang terdiri dari Mashur Razak (Ketua Pelaksana), Hazriani dan Dewi Sartika (Anggota pelaksana) serta anggota kelompok usaha An-Nur sebagai mitra dalam pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan berlangsung dari tanggal 4 – 5 Agustus 2022 dengan beberapa agenda kegiatan diantaranta, Workshop Motivasi Berwirasuaha dan Tata kelola Bisnis, Workshop Penerapan Quality Control produksi sambel, pelatihan pembuatan sambel dan abon cabai khas Tombolo Pao, yang kemudian akan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan produksi dan kerjasama pemasaran serta penggunaan flatform e-commerce/marketplace sampai bulan September 2022.
Camat Tombolo Pao, Astan, S.Sos dalam sambutannya mengemukakan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mendorong ekonomi masyarakat terutama dalam meningkatkan nilai tabah komoditi cabai yang cukup melimpah di Kec. Tombolo Pao.
“Kelurahan Tamaona merupakan salah satu sentra produksi cabai di Kab. Gowa dengan pasokan cabai mencapai rata-rata produksi 0.5 hingga 1 ton/bulan,” ujarnya.
Ditambahkannya, salah satu permasalahan yang dihadapi petani pada saat musim panen adalah melimpahnya pasokan yang berakibat jatuhnya harga cabai. Oleh sebab itu melalui kegiatan ini ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Usaha An-Nur akan diberikan pelatihan dan pendampingan, mulai dari kegiatan produksi yang meliputi aspek kualitas produksi, kemasan, merek dan pelabelan produk.
Selain itu akan diberikan materi pelatihan dan pendampingan dalam pemasaran produk, melalui kerjasama dengan asosiasi usaha ritel modern, UKM Center Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, Dekranasda Sul-Sel, Asosiasi usaha hotel dan restoran (PHRI) Sulsel, serta melakukan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan sistem pemasaran online (marketplace dan media sosial).
Target luaran kegiatan PKM ini adalah peningkatan pemberdayaan Kelompok Usaha An-Nur, yang meliputi, minimal 80% anggotanya dapat melakukan pengolahan sambal dan abon cabai khas Tombolo Pao, menghasilkan dua jenis produk baru yakni, sambal dan abon cabai khas Tombolo Pao yang siap memasuki pasar modern, serta dapat memasarkan produknya hingga ke luar wilayah Kecamatan Tombolo Pao melalui berbagai saluran pemasaran termasuk melalui e-commerce/marketplace. (Iyan)