SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Untuk menerapkan Peraturan Polri nomor 8 tahun 2021 tentang penanganan tindak pidana berdasarkan keadilan restoratif, Kapolsek Tallo Kompol Badollahi, SH.,MAP terus berupaya melakukan mediasi atas kasus pengeroyokan, Sabtu (24/9/2022).
Sebelumnya seorang anak lelaki inisial AAF (17) diduga lakukan penganiayaan pada hari Minggu (28/8) pukul 01.20 wita, Jalan Kandea 3 Kecamatan Tallo Makassar, karena ketersinggungan dengan kalimat yang tidak pantas yang diduga dilontarkan korban, sehingga terjadilah pemukulan secara bersama -sama.
Pada akhirnya kedua pihak meminta petugas Polsek Tallo dan keluarga korban untuk berdamai secara kekeluargaan.
Kapolsek Tallo Kompol Badollahi, SH.,MAP menyampaikan, mediasi antara kedua belah pihak dapat dilihat sebagai realisasi salah satu komitmen Kapolri dan ini menjadi bagian dari penekanan Bapak Kapolrestabes Makassar agar bagaimana Polri selalu dekat dengan masyarakat, yakni di bagian penuntasan masalah dan keadilan restoratif
“Kedua pihak menyimpulkan untuk berdamai dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan yang diprakarsai keluarga masing-masing pihak yang bertikai dan anggota Polsek Tallo, ” ucap Kompol Badollahi
Terpisah, Ketua LSM BIDIK-SIB DPD Kota Makassar M.Yunus sangat mengapresiasi Kapolsek Tallo Kompol Badollahi, dimana benar-benar berkomitmen untuk menjalankan perintah Kapolri, yaitu tentang penuntasan masalah dan keadilan restoratif.
“Kami merasa bangga dengan sikap dan tanggung jawab Kapolsek Tallo, Kompol Badollahi, dalam mengemban tugas, tampa pamrih memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” tutup M.Yunus.
Sementara itu, anggota LSM BIDIK-SIB DPD Kota Makassar, Iqbal Bidang investigasi,.Kami arahkan untuk membantu pihak kepolisian Polsek Tallo guna melakukan komunikasi terhadap keluarga korban sehingga dapat memudahkan terwujudnya keadilan restoratif.
“Kami apresiasi kepada seluruh jajaran Polsek Tallo Polrestabes Makassar, terkhusus Kapolsek Tallo, Kompol Badollahi, semoga apa yang diharapkan Kapolri benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Iqbal (Anas)
Editor : Nasution