Birokrasi/Pemerintahan

Dinas Pertanahan Makassar Ciptakan Inovasi Unggulan Program “Pusaka Makassar”, Ini Tujuannya

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Banyaknya penyerobotan lahan fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas sosial (Fasos), aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadi isu prioritas Pemerintah Kota Makassar yang harus segera diselesaikan.

Untuk mewujudkan pengembalian fungsi fasum dan fasos sebagai mana mestinya, Dinas Pertanahan Kota Makassar membuat program “Pusaka Makassar” merupakan akronim dari Pengembalian Fungsi Lahan Fasum dan Fasos di Kota Makassar.

Foto : Kadis Pertanahan Makassar, Akhmad Namsum saat memaparkan inovasi program proyek perubahan disaksikan Sekda Kota Makassar, Muhammad Ansar dan Penguji.

Sebuah inovasi yang akan dilaksanakan oleh Reformer selaku Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar. Sebagai salah satu syarat dalam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional tingkat II, Puslatbang KMP LAN RI bertempat di Kecamatan Manggala, Rabu (12/10/2022).

Kadis Pertanahan Kota Makassar, Akhmad Namsum mengatakan, ini adalah kegiatan Inovasi, setiap peserta Diklatpim II memaparkan program proyek perubahan, yang ikut Diklatpim sebanyak 5 SKPD,” ucapnya.

Dinas Pertanahan membuat inovasi dengan judul “Pusaka Makassar” dengan tujuan mengembalikan fungsi Fasum dan Fasos milik Pemkot Makassar yang sesuai data faktanya banyak diserobot.

“Alhamdulillah dengan inovasi ini kami sudah berhasil mengembalikan 6 lahan fasum dan fasos Pemkot sesuai peruntukannya untuk difungsikan guna kepentingan masyarakat Makassar, diantaranya 2 lahan fasum yang dikuasai oleh Toko Agung di jalan Kutilang itu sudah dikembalikan ke Pemkot. Jadi pihak toko Agung membayar uang sewa lahan fasum dan itu kontribusinya masuk untuk peningkatan PAD kota Makassar, ” ujarnya.

Dikatakannya, keberhasilan yang dicapai ini berkat kerjasama Tim Dinas Pertanahan bersinergi dengan instansi terkait. Dulu aset Pemkot Makassar banyak yang terbengkalai, namun dengan inovasi “Pusaka Makassar” secara bertahap fungsi Fasum dan Fasos akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat, ” kata Akhmad Namsum. (Anas)

Editor : Nasution Jarre

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version