Organisasi dan Komunitas

PEPELINGASIH Sulsel Laksakan Aksi Bersih dan Penanaman Mangrove, Ini Tujuannya

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAROS – Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kegiatan aksi bersih dan penanaman pohon yang merupakan perwujudan aksi #KitaSepuluhJutaPohon sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 94 tahun 2022 yang berlokasi di Pantai Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sabtu (29/10/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama beberapa pemuda yang bersedia menjadi volunteer dimana aksi ini sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan pemuda terhadap lingkungan.

Taswin, salah satu volunteer dalam kegiatan ini menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini dan berkomitmen untuk akan terus turut serta dalan kegiatan serupa.

“Kami sangat senang dengan kegiatan seperti ini. Kawasan Pantai Kuri Caddi menjadi salah satu saksi dan bukti betapa Pepelingasih Sulawesi Selatan sangat serius dalam memperjuangkan konservasi untuk masa depan,”

Duta Pepelingasih Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Nurhiqmah Dewi menyampaikan bahwa salah satu cara untuk turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda adalah dengan mengajak pemuda untuk bersama menjaga dan mencintai lingkungan.

“Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Menanam pohon, membersihkan pantai, membersihkan daerah aliran sungai dan kegiatan lain yang sekiranya dapat melestarikan lingkungan”

Dalam pemaparannya, Hiqmah menjelaskan kegiatan aksi #kitasepuluhjutapohon juga telah terlaksana di berbagai titik di kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

“Terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2022 termasuk di Kabupaten Wajo, Kabupaten Bone, Kabupaten Gowa, Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Aksi di berbagai titik ini dilaksanakan oleh Duta Pepelingasih dari kabupaten/kota tersebut,” terang Hiqmah.

Menurutnya, Aksi Sepuluh Juta Pohon menjadi langkah konkrit upaya penyelamatan sumber daya hayati di negeri ini. Sebab, ancaman kerusakan sumber daya hayati terutama hutan semakin mengkhawatirkan.

“Indonesia termasuk lima negara dengan jumlah keterancaman jenis tumbuhan paling banyak di dunia. Perlu ada upaya-upaya konkrit untuk mengatasinya,” tegas Hiqmah.

Duta Pepelingasih Sulsel berharap dengan terselenggaranya agenda ini mampu menumbuhkan kesadaran serta kepekaan semua pihak untuk senantiasa menjaga bumi.

“Saya harap, melalui aksi ini dapat memberi motivasi kepada masyarakat khususnya pemuda di Sulawesi Selatan untuk ikut berpartisipasi dalam kelestarian dan keasrian lingkungan. Penting untuk kita sadari bahwa menjaga lingkungan sama dengan menjaga manusia, menjaga manusia sama dengan menjaga bumi. Jika bumi kita jaga maka bumi juga akan menjaga bukan hanya kita, tapi juga untuk generasi selanjutnya”, tambahnya. (Iyan)

Editor : Nasution Jarre

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version