Birokrasi/Pemerintahan

Realisasi Belanja Masih Minim, BPKAD Makassar Layangkan Peringatan ke OPD

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar melayangkan peringatan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait realisasi belanja yang masih minim.

Data ini disampaikan Kepala BPKAD Kota Makassar, Muh Dakhlan dalam forum Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di Four Point by Sheraton, Selasa (14/3/2023).

Dalam Paparannya, Dakhlan menyampaikan, laporan keuangan hingga pertengahan Maret tahun ini realisasi belanja Kota Makassar masih 5 persen. Sehingga pihaknya menilai capaian ini masih terbilang rendah alias minim.

“Apalagi pada 2022 lalu, realisasi APBD Kota Makassar hanya 75 persen atau Rp3,5 triliun dari pagu Rp4,7 triliun,” ujarnya.

“Ini harus menjadi catatan kita semua, sampai hari ini belanja kita masih di persentase 5 persen. Ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua khususnya para kepala OPD,” kata Dakhlan.

Dengan realisasi belanja daerah yang masih minim, Dakhlan khawatir serapan anggaran Pemkot Makassar di 2023 akan jauh lebih parah dibandingkan 2022 lalu.

Apalagi Kota Makassar merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan serapan anggaran paling rendah secara nasional.

“Kekhawatiran kita kalau tidak digenjot lagi belanja kita maka kemungkinan tahun ini akan lebih parah dari 2022,” tutupnya. (**)

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version