peristiwa

Oknum Mahasiswa Papua Pendukung KKB yang Hendak Demo Dipukul Mundur oleh Geng Motor Bhezenk-Bhezenk

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Rencana aksi demo oknum mahasiswa Papua pendukung teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dihadang kelompok geng motor Bhezenk-Bhezenk yang mendadak muncul di tengah aksi kelompok mahasiswa pendukung separatis KKB.

Pantauan awak media di lapangan, Geng motor itu langsung menghadang saat kelompok mahasiswa merengsek maju bergerak ke monumen Mandala Makassar di jalan Jenderal Sudirman.

“Tadi kami datang secara spontan, usai sahur on the road,” kata Ketua komunitas motor Bhezenk – Bhezenk Rahmat kepada wartawan, Jumat (07/04/2023).

Ditambahkannya, semalam kami baca di pemberitaan dan brosur beredar kelompok pendukung OPM mau demo di Makassar. Jadi saya bersama teman-teman kumpul sejak malam, usai makan sahur bersama rekan dari Bhezenk-Bhezenk melintas di jalan Lanto Daeng Pasewang ternyata betul pagi-pagi mereka mahasiswa separatis sudah turun demo,” ucap Rahmat Abrar.

Di tempat yang sama Ketua umum BMI Muhammad Zulkifli berterima kasih dengan kehadiran kelompok motor anak muda yang secara spontan membantu rekan-rekan BMI.

Ket. Gambar : Oknum mahasiswa Papua saat hendak melakukan aksi demonstrasi di monumen Mandala Jalan Jenderal Sudirman

“Saya sangat berterima kasih sama kelompok motor Bhezenk-Bhezenk ini yang mau membantu,” imbuh Zulkifli.

“Kelompok mahasiswa pendukung teroris KKB itu sejak pagi-pagi tadi sudah menggelar aksi untung adik-adik ini muncul menghalau. Sangat pagi sekali mereka menggelar aksi sementara rekan-rekan ormas lain masih konsolidasi mereka sudah turun aksi,” beber Zulkifli.

Usai dipukul mundur nampak asrama Kamasan di jalan Lanto Dg Pasewang nampak sepi. Para mahasiswa pendukung teroris KKB kembali ke tempat masing-masing usai gagal menggelar aksi di monumen bersejarah perebutan Irian Barat (Monumen Mandala) Makassar.

Aksi Unras Mahasiswa Papua tersebut berjalan aman dan dikawal oleh personel TNI-POLRI. (*/Anas)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version