Kampus

Prodi VCD UC Makassar Berkolaborasi dengan Digital Desa Selenggarakan Workshop Desa Cerdas

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Desa merupakan wilayah administratif di bawah kecamatan dalam wilayah kabupaten, maka perkembangan desa akan berdampak pada perkembangan kabupaten hingga negara, melihat dari data kominfo tahun 2022, masih ada sebanyak 12.584 Desa yang belum tersentuh internet, lalu berdasarkan data Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) ada 4.982 Desa yang sangat tertinggal di tahun 2022.

Pemerintah, hingga LSM berlomba-lomba untuk meningkatkan taraf kesejahteraan Desa, tidak terlupa perusahan sampai institusi Pendidikan pun ikut terlibat dalam perkembangan desa salah satunya membantu pemahaman penguatan infrastruktur dan edukasi digital desa sebagai sarana mengakselerasi kemajuan daerah.

Perlunya ada sinergi Bersama dalam membangun desa juga terlaksana di UC Makassar yang kali ini dilaksanakan oleh Digital Desa (DIGIDES) bekerjasama dengan program studi desain komunikasi visual yang dirasa dapat memberikan gambaran dan pemahaman terkait relasi desa dan desain dalam memajukan daerah. Sehingga hal ini dapat membantu terciptanya inovasi dalam ekosistem kreatif antara dunia akademik dan pergerakan masyarakat desa.

Digital Desa bekerjasama dengan Program Studi Visual Comunication Design (VCD) UC Makassar, pada kesempatan ini menyelenggarakan workshop di Kampus UC Makassar (17/05/2023).

Kegiatan ini disambut positif oleh para peserta dan dosen UC Makassar termasuk Rahmat Zulfikar, S.Ds., M.Ds. “Relasi terhadap ekosistem dunia akademik dan masyarakat desa perlu dijaga agar mampu membangun inovasi yang berkelanjutan serta memberikan dampak yang tepat guna,” kata Rahmat.

Kegiatan workshop yang berlangsung selama sehari ini di hadiri kurang lebih 30 peserta, kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan kesadaran masyarakat dan perangkat desa dalam melihat potensi daerah dan kawasannya masing-masing serta peluang pengembangan desain dan parawisata.

Para peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari campus tour, hingga pelaksanaan workshop.

Dalam sesi wawancara Rahmat berharap kegiatan ini mampu berdampak bagi semuanya serta dapat mengurangi gap antara kemajuan infrastruktur desain dan digital desa dengan kemajuan ilmu pengetahuan hari ini. (*)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version