SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Ditjen Dikti Kemendikbudristek menggelar Sosialisasi World Class Profesor (WCP) secara daring pada Selasa (16/05/2023) yang diikuti sekitar 200 orang dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.
Ada beberapa alasan yang menjadi pemantik kegiatan ini antara lain, Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar keempat di dunia tetapi publikasi pada jurnal internasional bereputasi masih sangat rendah. Disamping itu, program WCP ini juga bertujuan untuk menghasilkan artikel ilmiah yang terbit pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus dengan quartile (Q) 1.
Prof. Dr. Sukardi Weda, Guru Besar Universitas Negeri Makassar (UNM) yang juga Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Kalla hadir sebagai peserta sosialisasi dan menyimak pemaparan materi secara seksama.
Dalam penyajian materi sosialisasinya, Prof. Mudassir menyampaikan bahwa kegiatan WCP ini bertujuan untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdayasaing, memiliki keterampilan dan kecakapan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan; SDM yang sehat cerdas, adaptif, inovatif dan berkarakter. Jumlah publikasi internasional bisa mencapai 36.500 pada tahun 2024. Jumlah ini telah tercapai tetapi masih didominasi oleh artikel dalam prosiding dan belum banyak mendapatkan sitasi, sehingsa sisi kualitas masin harus terus ditingkatkan.
Target 1 (satu) PT masuk ke dalam Top 100 World University Rank (WUR), 2 (dua)
PT masuk dalam Top 300 WUR, dan 3 (tiga) PT masuk dalam Top 500 WUR.
Salah satu Respons: World Class Professor (WCP) Programs.
WCP juga dapat meningkatkan IKU perguruan tinggi, terutama IKU 3 Dosen Berkegiatan di Luar Kampus, IKU 5 Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat atau Mendapat Rekognisi Internasional, IKU 6 Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia, dan IKU 8 Program Studi Berstandar Internasional.
Tujuan umum program WCP adalah untuk: Memberikan kesempatan kepada SDM PT/Dosen untuk berinteraksi dengan institusi dan Professor berkelas dunia, Meningkatkan kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi dan daya saing SDM PT Meningkatkan peringkat PT menuju QS WUR 100 s.d. 500 terbaik dunia.
Tujuan khusus program WCP adalah :
- Meningkatkan kompetensi SDM dalam membangun jejaring internasional dan kemitraan dengan industri di dalam dan di luar negeri.
- Menggali potensi dosen dan Sumber Daya Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan IPTEK Indonesia dan Global, terutama dalam bidang green, energy, blue energy, digital economy, kemandirian kesehatan dan alat kesehatan, serta pariwisata.
- Meningkatkan kemampuan DM Perguruan Tinggi untuk mendukung program studi memperoleh akreditasi internasional dari lembaga yang diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
- Meningkatkan kompetensi SDM dalam menghasilkan publikasi internasional pada jurnal Internasional bereputasi (JIB) berdampak tier Q1 SJR-Scimago dan atau hak paten.
- Meningkatkan reputasi akademik dan sitasi per dosen.
Adapun syarat WCP adalah sebagai berikut: Memiliki jabatan akademik full professor atau yang setara. Dimungkinkan Profesor emeritus dan juga Profesor Diaspora Indonesia.
WCP LN yang diundang berasal dari PT dengan QSWUR TOP 500 atau by subject TOP 300 baik untuk WCP LN maupun DN.
WCP yang diundang memiliki h-index Scopus ≥ 10 untuk bidang sains dan teknologi tau minimal memiliki 1 paten dengan status granted dan sudah mempunyai mitra untuk komersialisasi, dan h-index Scopus › 8 untuk bidang sosial humaniora tau memiliki karya monumental internasional.
Memiliki keahlian yang dibutuhkan di PT pengusul.
Mampu berkomunikasi lisan maupun tulisan dalam bahasa Inggris atau Bahasa internasional lainnya yang dibutuhkan.
WCP harus terafiliasi pada perguruan tinggi dengan bukti melampirkan Supporting Letter/surat persetujuan dari pimpinan institusi untuk mengikuti program ini.
Satu orang WCP hanya boleh diundang ole satu orang pengusul.
WCP yang diundang memberikan Commitment Letter, yang memuat :
- Menyatakan kesanggupan untuk datang dengan periode yang jelas selama 7 s.d. 10 hari di luar masa karantina.
- Bersedia memberikan fasilitas di institusi WCP apabila dosen penerima program WCP berkunjung ke institusi WCP.
- Menyetujui untuk dicantumkan namanya sebagai co-author dalam Joint Publication/paten/karya monumental internasional. 4. Menyebutkan judul (tentatif) Joint Publication/ paten/karya monumental internasional
- Menargetkan nama journal dengan reputasi minimal Q1 /paten/karya monumental Internasional,
- Menuliskan nama-nama authors yang terlibat dalam Joint Publication, dan 7. Menyatakan telah menyiapkan Draft Joint Publication/ paten /karya monumental internasional bersama author dan co-authors.
Menyanggupi untuk submit Joint Publication/paten/karya monumental internasional dan mengikuti perkembangan Joint Publication sampai
Under Review, paten sampai terdaftar, atau karya monumental internasional saat akhir kegiatan WCP di PT Pengusul.
/paten/karya monumental internasional sebagai kelengkapan proposal.
Adapun luaran program WCP adalah sebagai berikut :
- Manuskrip joint jublication di jurnal internasional bereputasi Q1 (minimal dalam status under review, pengusul sebagai first author dan WCP yang diundang sebagai co-author) atau paten terdaftar atau karya monumental internasional yang sudah terdaftar pada kegiatan internasional setelah tanggal penetapan peserta penerima program WCP ole Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Jumlah joint publication/ paten/ karya monumental internasional minimal 1 (satu).
- Inisiasi kerjasama untuk mendukung internasionalisasi institusi/fakultas/prodi diantaranya
(minimal memilih satu) :
a. Draft dokumen pengembangan program capacity building, double degree, joint
degree, pengembangan kurikulum, atau mekanisme transfer kredit dalam rangka
mendukung akreditasi internasional, dan/atau
b. Pengembangan manual/SOP laboratorium, materi workshop, dan lain-lain sesuai
dengan target kegiatan yang sudah disepakati saat dinyatakan sebagai kegiatan yang diumumkan oleh Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi sebagai proposal yang lolos untuk didanai, dan/atau
c. Pelaksanaan guest lecturer yang dilengkapi dengan materi pembelajaran/ tutorial atau hasil konsultasi, dan/atau
d. Pelaksanaan joint supervision atau external examiner dalam program S2/S3 double degree.
(*)
Editor : Nasution