Kampus

Prodi Kewirausahaan Kalla Institute Gelar Kuliah Umum

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute menghelat Kuliah Umum bertajuk “Building Innovative and Ethical Business,” di auditorium lt. 6 Building Office Nipah Park Kampus Kalla Institute pada Jumat, (9/6/2023).

Kuliah Umum ini dihadiri oleh Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Kalla Institute, Akmal Idrus SH, yang juga Founder & CEO Rappo Upcycle, kaprodi Kewirausahaan, dosen, dan mahasiswa Kalla Institute.

Dalam sambutannya, Prof Dr Sukardi Weda, yang juga Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Kalla Institute mengatakan bahwa kuliah umum ini adalah kesempatan bagi civitas akademika Kalla Institute, terutama mahasiswa untuk belajar banyak hal terutama bagaimana merintis bisnis.

Dalam sambutannya, Sukardi Weda mengatakan bahwa adik – adik mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa ini harus belajar dengan baik, baik dari sisi kognitif, psikolotorik, dan afektif, ujarnya.

Mengawali presentasinya, Akmal Idrus mengatakan apa itu ‘sustainable business?’

Ia kemudian menjelaskan secara detail bahwa sustainable business merupakan bisnis yang memiliki manfaat baik untuk manfaat jangka pendek maupun manfaat untuk jangka panjang dan sifatnya berkelanjutan, bukan hanya sewaktu-waktu saja.
Sebuah bisnis dikatakan berkelanjutan jika perusahaan mampu mencapai tujuan yang ada dalam bisnisnya, dapat meningkatkan nilai dalam jangka waktu yang panjang, serta memiliki konsistensi dalam menjaga apa yang sudah dicapainya.

Sustainable business harus mampu mengelola bisnisnya dengan berdasar kepada tiga unsur yang disebut 3P atau Konsep Triple Bottom Line, yaitu People, Planet, dan

People. Bagaimana perusahaan mempengaruhi dan membawa keuntungan bagi pekerja, buruh, dan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menjamin keberlangsungan bisnisnya, dimana perusahaan tidak bisa hanya memperhatikan kepentingan mendapatkan profit saja, tetapi perusahaan juga harus menaruh kepedulian terhadap orang-orang yang berperan penting pada bisnisnya.
Beberapa hal yang bisa kamu lakukan misalnya dengan memberikan upah yang adil, humane-working system, pemberdayaan dengan mengajari keterampilan, dan lain lain.

Planet. Menciptakan bisnis yang selaras dengan alam dan meminimalkan dampak negatif bagi lingkungan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari dampak buruk yang mungkin bisa merusak lingkungan, seperti banjir, kebakaran lahan, hingga climate change (perubahan iklim).
Mengurangi penggunaan barang baku import yang dapat menyebabkan carbon footprint, atau mengganti kemasan berbahan plastik dengan kemasan berbahan kertas atau kaca, mengadakan pemilahan sampah di tempat produksi atau di toko, mengolah sampah organik menjadi kompos, dan lain-lain.

Profit. Bagalmana perusahaan mempengaruhi dan membawa keuntungan bagi pekerja, buruh, dan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menjamin keberlangsungan bisnisnya, dimana perusahaan tidak bisa hanya memperhatikan kepentingan mendapatkan profit saja, tetapi perusahaan juga harus menaruh kepedulian terhadap orang-orang yang berperan penting pada bisnisnya.
Beberapa hal yang bisa kamu lakukan misalnya dengan memberikan upah yang adil, humane-working system, pemberdayaan dengan mengajari keterampilan, dan lain lain.

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version