SIMAKBERITA.COM, MEMPAWAH – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mempawah dihebohkan dengan beredarnya surat berita acara pembekuan terhadap Pengurus Komisariat dan Rayon PMII Universitas Nahdlatul Ulama Peniraman yang Resmi dibekukan pada sabtu (30/12/2023) oleh Pengurus Cabang (PC) Mempawah.
Setidaknya ada 7 poit alasan pengurus komisariat dan Rayon di UNU Peniraman dibekukan dimana point intinya terdapat cacatnya administrasi yang telah dilakukan oleh pengurus Komisariat dan Rayon Unu Peniraman.
Menanggapi hal tersebut Fattihah selalu Ketua Komisariat PMII UNU Peniraman beranggapan bahwa, tindakan tersebut tidak sepatutnya dilakukan karena dianggap mengambil keputusan sewenang-wenang sedangkan berbicara administrasi PC PMII Mempawah sendiri memiliki kecacatan dalam kepengurusan. semua sudah menjadi rahasia umum, bahwasanya ada kecacatan ditubuh kepengurusan PC PMII mempawah hari ini, ungkapnya.
Fattiha selaku ketua komisariat mengatakan, dari awal PC hanya mempermainkan kami yang di Unu mereka sengaja melakukan berbagai cara supaya Unu tidak didefinitifkan mereka bertindak sebagai pecundang dan semena-mena dalam menjalankan kekuasaannya, berbagai macam alasan yang dijadikan asumsi, mencari-cari kesalahan hingga mereka mengeluarkan berita acara pembekuan, sedangkan mereka pura-pura buta dan tuli dengan dapur mereka sendiri yang justru jauh lebih berantakan, namun selama ini kami tidak membicarakan hal itu kami hanya menuntut hak kami yang sangat dipersulit oleh cabang, lanjutnya.
“Di sini kami tidak tinggal diam kami akan mengajukan banding dengan mengeluarkan surat tembusan sanggahan ke PKC, ” ungkapnya.
Begitupun yang disampaikan sahabat Rendi Harun ketua Rayon Manajemen
Sungguh Lucu Jika membahas Administrasi Di kabupaten Mempawah, Karena aktor utamanya Ya, mereka PC Mempawah Itu sendiri. Tapi mereka berkelit sekan – akan paling faham dan taat administrasi, apa tidak malu “Maling Teriak Maling” Apa iya dilantik dan dipilih menjadi BPH Cabang, saat masih menjabat sebagai Ketua Komisariat dengan alasan takut kader aktif, menjadi tidak aktif lagi. Kalau Tidak di rekrut menjadi kepengurusan, alasan apa ini apa ini yang dimaksud Dengan taat administrasi.
Kemarin Sekretaris Cabang Mengatakan ” Jadi kalau tidak definitif kalian tidak mau aktif ? ” seharusnya tanyakan Sama Bendahara Cabang Saat Ini “. Kalau tidak menjabat sebagai Bendahara jadi Tidak mau aktif lagi ?’.
Bukan kah pengurus cabang hari ini selalu mengaaitkan sesuatu dengan administrasi dan an PO apa Yang dilakukan Cabang Saat ini semua Itu taat administrasi, wahai para sesepuh, ungkap Rendi
Kami di UNU kader baru degitu takutnya, sampai menggunakan keotoriteran jabatan untuk terus mengintimidasi.
Point lucunya adalah jadi jika di cabang lain taat administrasi adalah sebuah kebanggan, maka lain halnya di PC Mempawah taat administrasi Itu menjadi sebuah candaan, Yakni 2 kata lucu Cabang Prematur, “
Ujar Rendy Harun
Lagi lagi berbicara administrasi dan taat administrasi bahwa, semua kader PC PMII Mempewah hari ini sama-sama tau bahwa, masa jabatan PC PMII saat ini sudah habis bahkan hampir dua tahun tapi sampai hari ini pengurus cabang yang sok taat administrasi itu belum melakukan Konferensi cabang tolong jangan munafik dan jangan menjadi pecundang, ” pungkas Rendi.
Diungkapkan pula oleh ketua rayon PGSD
Nur Azizah mengatakan,
sangat miris, PC PMII mempawah saat ini. Alih-alih ingin mengarahkan dan membenarkan bahkan sangat menekankan kepada kami untuk taat tentang administrasi. Tapi, berbanding terbalik dengan apa yang mereka lakukan tentang administrasinya sendiri cara PC bukannya meningkatkan semangat untuk kami PMII Unu Peniraman, justru malah menurunkan semangat kami berproses di PMII. Karena pada dasarnya sebaik-baik nya pemimpin adalah mereka yang mampu melakukan sesuatu yang dapat kami jadikan contoh . Bukannya malah memanfaatkan kader-kader di bawahnya untuk kepentingan pribadi belaka, ” pungkasnya.
Sahabat Haris juga mengatakan bahwa,
banyak hal kecacatan yang ada di dalam tubuh pengurus cabang PMII mempawah hari ini, salah satunya tidak penuhi pengurus BPH Cabang PMII yang tidak mengikuti PKL .
Jika pengurus PMII cabang Mempawah hari ini selalu mengedepankan tentang administrasi kepada kami yang di PMII UNU Peniraman, lantas yang mereka lakukan itu apa ? Toh jelas- jelas melanggar administrasi tidak mengikuti jenjang kaderisasi.
” Saya langsung berpikir dimana letak pola pikir PC PMII Mempawah, bukankah dengan tidak didefinitifkan bisa mematahkan semangat kader-kader yang di UNU Peniraman itu sendiri yang sangat disayangkan sampai terjadinya pembekuan terhadap PK PMII Unu Peniraman, padahal kami sudah melakukan kegiatan Kaderisasi seperti, Mapaba dan PKD, Follow Up juga tetapi itu tidak diperhitungkan oleh pihak PC PMII Mempawah.
Ada beberapa point’ di dalam berita acara pembekuan yang tidak masuk akal dan belum diketahui kebenarannya jadi kalau kata orang tua itu PC PMII mempawah telah melakukan sesuatu bukan bergerak yang penting tetapi, yang penting bergerak bukankah itu hal yang sangat konyol ?
dan PC PMII mempawah seolah ingin mengakali tetapi tidak masuk akal, kalau kata senior kopinya PC PMII Mempawah terlalu kental dan kemanisan. Jika kejadiannya sudah begini bukannya makin baik malah makin tambah parah keadaan.
Ibaratnya jika didunia pendidikan mendapatkan nilai yang jelek disebut nilai merah, maka PMII mempawah dengan hal tersebut. PC PMII Mempawah Rapot merah, ” ujar Sahabat Haris
Pembantahan dari berita acara pembekuan yang di keluarkan PC, terus dibantah oleh Pengurus Komisariat Unu Peniraman bahkan dikatakan PC Mempawah sebagai pengurus prematur yang melanggar konstitusi organisasi. (*)
Editor : Nasution