SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR– Kekerasan terhadap perempuan dan anak salah satu problem yang terus ada saat ini. Berbagai faktor yang menjadi timbulnya kekerasan tersebut diantaranya, pergaulan dan pengaruh lingkungan
Dra Hj.Hapdah Djalante,s.Ip Kepala bidang perlindungan perempuan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (DP3A) Kota Makassar menyampaikan, pentingnya peran para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Perempuan dalam sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pertemuan Tokoh Agama , Tokoh Perempuan dan RT-RW yang diselenggarakan DP3A Kota Makassar saat kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pelaksana kebijakan program dan kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan lingkup daerah/kota Makassar, di jalan Anggrek kelurahan Bontorannu kecamatan Mariso, Kamis (13/06/2024)
Ia mengatakan, Tokoh Agama memiliki peran strategis membantu mengatasi kekerasan sejak dini.
Lebih lanjut Dra Hj.Hapidah Djalante mengatakan bahwa, adanya kekerasan mental dan fisik serta seksual serta penelantaran anak akibat kurangnya perhatian dari orang tua dan keluarga
Lanjut dijelaskan bahwa, kenapa anak butuh perlindungan dan tetap terjaga karena anak tersebut belum matang secara fisik dan mental jadi kita semua berkewajiban terhadap anak dalam perlindungan
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari lembaga Pemerhati anak sulsel, DR.Fadiah Machmud (*).