SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Kasat Mata merupakan sebuah acara resmi tahunan Visual Communication Design Universitas Ciputra Makassar atau disingkat VCD UC Makassar yang telah berjalan sejak tahun 2023 dengan 3 program penting untuk membangun ekosistem Creative Hub terhadap Desain dan Kreatif di Indonesia Timur, khususnya Kota Makassar.
Kasat Mata sebagai wadah kreatif yang akan mengapresiasi karya-karya Mahasiswa sekaligus membuka ruang inspiratif bagi masyarakat untuk ikut serta merayakan kreatifitas. Kasat Mata nantinya akan terus berlanjut sebagai pusat pertumbuhan dari gagasan kreatif baru. Tahun ini menjadi tahun kedua Kasat Mata dengan mengusung tema “LocalifestLocalibre!” yang dilaksanakan pada 26-28 Juli 2024 di Kampus UC Makassar, sebagai sebuah bentuk semangat atas perayaan kelokalan dan mengapresiasi talenta lokal, serta sebagai inisiatif untuk mengembangkan potensi kelokalan agar berkelanjutan di masa mendatang.
Setiap tahun Kasat Mata terselenggara melalui 3 pilar program, yaitu : Mata Mata (Exhibiton), Reka Reka (Workshop), dan KIsi Kisi (Sharing Session). Hal ini dilakukan demi mendorong regenerasi industri desain secara kolektif baik lokal, nasional maupun internasional.
Kasat mata 2024 membuka ruang Mata Mata (Exhibition) yang menampilkan karya-karya semester akhir mahasiswa VCD UC Makassar dengan tujuan mmengapresiasi rancangan karya mahasiswa dan membuka ruang inspirasi bagi setiap mata yang berkunjung ke VICIDI Galleri. Sekaligus menjadi ruang ‘talent scoping’, dengan melihat bakat- bakat baru setiap tahunnya.
Ket. Gambar : Prof. Jufri, Kepala BPSDM Sulsel, saat berkunjung ke Pameran Kasat Mata UC Makassar
Adapun program Reka Reka (Workshop) dilaksanakan oleh jajaran mentor yang membagikan ilmu dan skillnya bagi siapapun yang ingin ikut serta berkegiatan kreatif dan membangun kemampuan dalam dunia industri desain. Sekaligus mengintip kegiatan dan kesibukan mahasiswa desain. Mulai dari Reka Reka Tipografi Hand Lettering, Ilustrasi, Fotografi, dan Komputer grafis 3D Modeling.
Program yang terakhir sekaligus acara yang paling menarik adalah ruang Kisi Kisi (Sharing Session) yang menghadirkan para Speaker Kreatif dengan bebagai pengalaman proses rancangan di industri desain, sehingga ruang Kisi Kisi menjadi ruang berbagi perspektif baru dan pengalaman baru untuk audiens. Sekaligus menjadi jembatan keseimbangan dunia akademik dan industri desain.
Tahun ini menghadirkan Seto Adi Witonoyo yang akan membagikan proses perancangan identitas visual event, juga Alexandra Ruth, S.Ds, M.A, yang turut serta membagikan sudut pandangnya mengenai suistainable design. Kemudian disambung Rifqi ‘Mocho’ Anshorullah yang juga membagikan insight terkait proses networking di industri desain, dan Aulia Akbar yang hadir membagikan pengalaman dan penemuannya selama berproses selama 10 tahun di industri desain. Serta ditutup dengan Rahmat Zulfikar, M.Ds dengan materi Integrated Design Approach.
Panggung Kisi Kisi (Sharing Session) ini menjadi jembatan bagi talenta lokal terhadap industri desain untuk terus maju di panggung kreatif. Beberapa Speaker yang telah hadir membagikan materinya serta menjadi pengalaman sekaligus wawasan baru bagi masyarakat di Kota Makassar. Dengan menggabungkan 3 program penting Kasat Mata yang nantinya akan memberikan dampak positif bagi ekosistem kreatif di kota makassar kedepannya. (*)