Saat Guru dan Kepsek TK se Kota Makassar antusias ikuti Workshop yang dihadiri oleh Pemateri Pembelajaran Mendalam, Rusdiana S.Pd, M.Pd dan Pemateri KSP, Dr. Muh. Raisuddin, M.Pd (Poto : istimewa)
SIMAKBERITA.COM, Makassar – Akibat chat yang mengajak guru dan Kepsek TK se Kecamatan Tamalanrea mengikuti Workshop peningkatan kompetensi guru dan Kepsek dalam menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Makassar menuai sorotan.
Menyikapi hal itu, Sekertaris PKG Kecamatan Tamalanrea Minggu (14/9/2025), Herawati S.Pd melakukan klarifikasi, begitu dapat informasi bahwa, PKG akan melaksanakan kegiatan Workshop, tentu kami harapkan agar teman-teman di Kecamatan Tamalanrea bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang penting ini, ” ucapnya.
” Mengingat belum banyak teman-teman yang tau cara mengisi dokumen KSP, sebelumnya hanya 16 orang yang hadir dari jumlah 61 orang. Hal ini merupakan bahan evaluasi saya selaku Sekretaris, ” ungkapnya.
Dikatakannya, untuk memotivasi agar teman-teman antusias mengikuti Workshop, maka saya inisiatif menulis kata-kata bahwa, Lembaga yang tidak ikut akan masuk daftar Blacklist Dinas Pendidikan (KSP tidak akan di TTD oleh Kepala Dinas). Jadi tidak ada arahan dan petunjuk dari Dinas Pendidikan. Selanjutnya chat ini saya sebarkan di grup medsos Tamalanrea dan kelihatan ada peningkatan kehadiran Lembaga, ” kata Herawati saat menghadiri acara Workshop di hotel Sultan Alauddin kota Makassar.
Lebih lanjut Herawati menyampaikan, setelah itu baru saya menyadari, chat yang saya sebarkan di medsos tersebut berdampak buruk terhadap Dinas Pendidikan, atas kesalahan ini, makanya saya lakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada Ibu Kadis Pendidikan Kota Makassar, “pungkasnya. (Anas).