Birokrasi/Pemerintahan

Pelantikan RT/RW se-Kota Makassar, RW 03 Kalukuang Resmi Dikukuhkan

Dipublikasikan

pada

Foto : Ketua RW 03 dan Para Ketua RT 1, 2 dan 3 berfoto bersama Camat Tallo, Pak Ramli, S.Pd Usai Prosesi Pelantikan

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar resmi melantik ribuan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) terpilih dalam pelantikan serentak yang digelar di Lapangan Karebosi, Senin (29/12/2025) pukul 07.30 Wita. Salah satu yang turut dilantik adalah jajaran pengurus RW 03 Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri jajaran Pemerintah Kota Makassar, perwakilan Asosiasi Pengurus RT/RW Indonesia (APPI) Cabang Makassar, serta ratusan pengurus RT dan RW dari 153 kelurahan di 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Di RW 03 Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Tallo, Dr. Hj. Reskiana Ramayanti resmi dikukuhkan sebagai Ketua RW bersama para Ketua RT, yakni Bayu Pamungkas (RT 01), Risma Asriani A.G. (RT 02), dan Hj. Nurhana (RT 03).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari pesta demokrasi pemilihan Ketua RT/RW yang dilaksanakan secara serentak pada 3 Desember 2025. Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar telah melalui proses seleksi terhadap ribuan calon guna memastikan pengurus terpilih memiliki integritas, komitmen pelayanan, serta kemampuan membangun hubungan sosial yang harmonis di lingkungan masing-masing.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar menegaskan bahwa RT dan RW merupakan perpanjangan tangan pemerintah sekaligus wajah Pemerintah Kota Makassar di tengah masyarakat. Menurutnya, peran RT/RW berada di garis terdepan dalam melihat, mencermati, dan merespons kondisi sosial warga.

“RT dan RW bukan bos di wilayahnya, bukan juragan, tetapi orang-orang yang mau sibuk bekerja, memperhatikan kondisi masyarakat, dan menjadi tempat warga mengadu,” tegas Munafri Arifuddin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan keadilan dalam menjalankan tugas. RT dan RW diminta tidak bersikap diskriminatif serta mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, termasuk dengan lurah dan camat di wilayah masing-masing.

Selain itu, Wali Kota menegaskan agar tidak ada lagi sekat atau perbedaan pasca-pemilihan. “Mulai hari ini tidak ada lagi istilah si A kubu si A atau si B kubu si B. Semua Ketua RT dan RW adalah satu kesatuan yang bekerja membantu pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui pelantikan massal ini, Pemerintah Kota Makassar berharap pelayanan publik di tingkat lingkungan semakin optimal, program pemerintah dapat berjalan tepat sasaran, serta berbagai persoalan sosial di masyarakat dapat ditangani secara cepat, adil, dan humanis. (Anas)

Editor : Nasution Jarre

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version