SIMAKBERITA.COM, GOWA – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Timur (FKM UIT) secara resmi melaksanakan penarikan Praktik Belajar Lapangan (PBL) I mahasiswa di Desa Belapunranga Kabupaten Gowa, Senin , 9 Februari 2026.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FKM UIT dan Pemerintah Desa (Pemdes) Belapunranga sebagai bentuk penguatan kerja sama kelembagaan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan serta dihadiri oleh Kepala Desa Belapunranga, Sekretaris Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Kepala Dusun, para Staf Desa, Bidan Desa, Dekan FKM UIT, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari FKM UIT serta mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat (S1 Kesmas )FKM UIT peserta PBL 1.
Kepala Desa Belapunranga Muhammad Jafar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa Prodi S1 Kesmas FKM UIT atas pelaksanaan PBL I yang telah berjalan dengan baik. Ia menilai kehadiran mahasiswa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat desa, khususnya dalam kegiatan edukasi dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.
Penandatanganan MoA antara FKM UIT dan Pemerintah Desa Belapunranga menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan. Kerja sama ini merupakan komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
Sementara itu, Dekan FKM UIT Marhtyni, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan PBL I merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk mengaplikasikan teori kesehatan masyarakat secara langsung di tengah masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Belapunranga atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan PBL I.
Sebelum kegiatan penarikan PBL I, mahasiswa peserta PBL terlebih dahulu melaksanakan seminar desa yang memaparkan gambaran umum hasil identifikasi dan pengumpulan data awal selama pelaksanaan PBL I di Desa Belapunranga. Pemaparan tersebut mencakup kondisi kesehatan masyarakat, serta permasalahan kesehatan yang ditemukan, yang selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar perencanaan intervensi pada tahapan PBL berikutnya.
Rangkaian kegiatan penarikan PBL I ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi, sebagai tanda berakhirnya kegiatan mahasiswa FKM UIT di Desa Belapunranga serta menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara institusi pendidikan dan pemerintah desa.
(Humas UIT/ Beddu Lahi, Marhtyni).