SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Peran media terhadap institusi kepolisian, khususnya di Polda Sulawesi Selatan, dinilai sangat baik. Sinergi yang terjalin antara kepolisian dan insan pers, terutama bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), disebut sebagai bentuk kerja sama panjang yang terus memberikan kontribusi positif bagi peningkatan profesionalisme masing-masing pihak.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro, SH, MH saat menerima panitia Konferensi PWI Provinsi Sulawesi Selatan di ruang kerjanya, Selasa (15/4/2026). Dalam pertemuan itu, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Dir Intel, Dir Ops, Karo Propam, perwakilan Dirreskrim, serta Bidang Humas.
Rombongan PWI Sulsel dipimpin Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat selaku Plt Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, SH, didampingi Ketua Panitia Pelaksana Faisal Palapa, Wakil Ketua Amrullah Bagito, Bendahara H. Rukman Nawawi, serta jajaran panitia dan penasihat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Djuhandani menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam meredam isu-isu yang berkembang di masyarakat, termasuk kasus-kasus yang viral.
“Tanpa diminta, pers bisa menyampaikan narasi yang menyejukkan sesuai hasil investigasi. Berita akan menjadi positif jika analisa dan intuisi wartawan mampu menemukan inti persoalan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kompetensi dan wawasan bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Menurutnya, hal tersebut dapat diperoleh melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang rutin dilaksanakan oleh Dewan Pers bersama PWI.
Terkait rencana pelaksanaan Konferensi PWI Sulsel yang dijadwalkan pada 2 Juni 2026, Kapolda berharap seluruh insan pers dapat turut menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan ini, termasuk dari sisi pengamanan,” tegasnya. (*).