Terhubung dengan kami

News

Koalisi Aktivis Makassar Gelar Unras Terkait Dugaan Pemerasan Terhadap Warga Binaan Lapas Pare-Pare

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Menyoal indikasi Lembaga Pemasyarakatan kelas II.A Kota Pare-pare yang diduga keluar dari tugas dan fungsinya, Koalisi Aktivis Makassar unjuk rasa (unras) di depan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan (Selsel), Jalan Sultan Alauddin, Kata Makassar, Jumat (4/3/2022)

Rian Che selaku Jendral Lapangan (Jenlap) menyampaikan, aksi ini terkait indikasi adanya beberapa pelanggaran dan tindakan melawan hukum yang di wilayah Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Pare-pare, ia juga meneriakkan deretan masalah yang diduga ada di Lapas tersebut.

“Bahwa beberapa kasus yang ada di Lapas Kelas IIA Kota Pare-pare yang disampaikan pada saat aksi unjuk rasa mulai dari adanya tindakan perbudakan terhadap warga binaan, praktek-praktek pungutan Liar terkait cuti mengunjungi keluarga bahkan adanya jual beli kamar di dalam Lapas Kelas IIA Pare-pare hingga dengan pembiaran peredaran narkotika sampai kepada adanya pemerasan yang diakukan oleh pihak Lapas Kelas IIA Pare -pare terhadap Narapidana Narkotika,” terangnya.

“Bahwa melihat apa yang menjadi tugas dan fungsi Lembaga Permsyarakatan (Lapas) yakni tempat untuk melaksanakan pembinaan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan yaitu dengan menganut asas, pengayoman, persamaan perlakuan dan pelayanan, pendidikan sesuai dengan UU No 12. Tahun 1995 tentang Permasyarakatan,” ujar Jenlap.

Koalisi Aktivis Makassar juga menyampaikan jika pihaknya melihat Kepala Lapas Kelas II.A sudah gagal menjalankan fungsi Lapas.

“Tetapi melihat apa yang terjadi di Lapas Pare-pare itu sudah jelas tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik hingga bahkan adanya tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh pihak Lapas, maka dengan ini kami Dari Koalisi Aktivis Makassar Berdasarkan apa yang terjadi di dalam Lapas kelas IIA Pare-pare menyampaikan kepada kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel untuk mencopot Kalapas kelas IIA Pare-pare,” ungkapnya

Demonstran menyampaikan beberapa Minggu yang akan datang akan ada pergantian jabatan dalam Struktural Kanwil Kemenkumham Sulsel, terkait itu massa aksi menyampaikan sekaligus sebagai sambutan kepada Pejabat baru mulai dari Kepada Kepala Kanwil Kemenkumham  Sulsel dan Kadipas untuk lebih Propesional sebagai Pimpinan Tertinggi dalam pengawasan seluruh Lapas yang ada di Sulsel.

Orasi Rian Che menyampaikan terkait apa yang menjadi tuntutan agar diindahkan dan juga meminta kepada Kepala Lapas Kemenkumham Sulsel untuk membentuk TIM khusus untuk turun memeriksa terkait beberapa Kasus yang terjadi di Lapas Kelas IIA Pare-pare (*/Anas)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler