Terhubung dengan kami

Organisasi dan Komunitas

Menyoal Insiden Meninggalnya Karyawan, 500 Aktivis Bakal Unras di PT BMS Luwu 

Dipublikasikan

pada

Saat para Aktivis melakukan konsolidasi persiapan unras di PT BMS (Sumber poto : istimewa).

SIMAKBERITA.COM, LUWU – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Raya (AMDAL) bakal menggelar aksi unjuk rasa (Unras) besar-besaran di dua lokasi yakni, di depan Perusahaan PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) dan di kantor DPRD Kabupaten Luwu pada Rabu, 19 Maret 2025.

Hal ini sebagai puncak gelombang protes dari berbagai organisasi, setelah insiden Meninggalnya seorang karyawan PT BMS pada Selasa, 11 Maret lalu. 

Jendral lapangan AMDAL, Juan Taulinggi mengungkapkan, jika hasil konsolidasi yang dilakukan sejak Senin, 17 Maret hingga dini hari tadi, menyimpulkan 5 poin tuntutan yang akan di suarakan.

“Evaluasi SMK3 dan transparansi hasil investigasi Fatality, Transparansi tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal, stop segala bentuk pelecehan seksual di lingkup BMS, Evaluasi AMDAL PT BMS, dan hentikan proses produksi PT BMS untuk sementara,” ungkap Juan kepada awak media, Selasa (18/3/2025). 

Untuk diketahui, Selan aktivis dari kalangan Pelajar dan Mahasiswa, sebelumnya Anggota DPRD Luwu,  juga telah mendatangi kantor PT BMS terkait meninggalnya seorang karyawan yang diduga akibat kecelakaan kerja. 

Rombongan DPRD Luwu yang dipimpin Ketua DPRD Luwu mengunjungi PT BMS di Bua, pada Jum’at 14 Maret lalu. Senada dengan Aktivis, para anggota dewan juga meminta transparansi hasil investigasi penyebab meninggalnya seorang karyawan PT BMS. (*).

Editor : Nasution.

Berita Terpopuler