Terhubung dengan kami

Sekolah

Andi Nikmatul Khaera, Siswi SMA 8 Luwu Timur Tidak Kesulitan Menjawab Soal Numerasi

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, LUWU TIMUR – Memasuki hari kedua menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMAN 8 Luwu Timur, berjalan kondusif dan lancar. SMAN 8 Luwu timur yang beralamat dijalan Pendidikan No. 3 Desa Mandiri, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu timur, Sulawesi Selatan.

Hampir Seluruh siswa yang mengikuti ANBK baik di hari pertama, Senin maupun kedua, Selasa pagi ini saat menjawab soal tidak begitu merasakan kesulitan.

“Saat pelaksanaan ANBK tidak ada kendala sama sekali, terkait soal jaringan internet, maupun soal-soal yang dipertanyakan, saya sudah mengetahui kalau hari ini soal yang diberikan adalah matematika, karena kemarin hanya dalam bentuk cerita saja, ada juga soal terkait pelajaran Fisika, saya bisa menjawab semua soal dengan tenang dan tidak terbebani, karena saya sudah memperoleh informasi yang sangat jelas saat dilakukan simulasi dan gladi bersih disekolah,” kata Andi Nikmatul Khaera atau disapa Imma siswi kelas XI IPA 1 SMAN 8, Selasa Pagi (27/9/2021) kepada awak media simakberita.com.

Kegiatan ANBK tak hanya dilaksanakan di SMA Negeri 8 Luwu timur saja namun juga di laksanakan SMA lain di kabupaten Luwu timur, Sebanyak 45 peserta didik kelas XI, ditambah cadangan 5 peserta didik, yang ditunjuk oleh kemendikbud dan Ristek melalui data dapodik sekolah untuk mengikuti ANBK.

Pelaksanaan ANBK di SMAN 8 Luwu Timur hanya berlangsung dalam satu sesi saja. Waktu pelaksanaan di mulai pukul 08.00 Wita – 12.00 Wita. Adapun pelaksanaannya menggunakan dua ruang laboratorium IT, yang masing-masing ruangan hanya berisi 30 orang di Lab 1 dan 25 orang di Lab 2 peserta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Kegiatan ANBK berjalan selama dua hari, mulai Senin soalnya literasi terkait cerita, Selasa soalnya numerasi terkait hitungan, Alhamdulillah kegiatan ANBK ini bisa berjalan lancar, tidak terlepas dari upaya sekolah sebelum pelaksanaan ANBK menggelar Simulasi dan gladi bersih kepada peserta didik yang terpilih dan cadangan,” papar Kepala SMAN 8 Luwu Timur Drs Bakhtiar, M.Si, Selasa (28/9/2021).

Selanjutnya, Bakhtiar menambahkan bahwa simulasi ini dilaksanakan agar seluruh siswa sekolah mendapatkan informasi yang jelas terkait ANBK, ANBK bukanlah pengganti ujian nasional, tetapi hasil ANBK digunakan untuk memetakan mutu pendidikan, yang nantinya hasil ANBK digunakan merancang untuk perbaikan mutu sistem pendidikan.

Saat ini juga SMAN 8 Luwu Timur melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) bersama peserta didik setelah kabupaten Luwu timur dinyatakan turun ke level 3 setelah Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 4 beberapa pekan yang lalu. Kebijakan ini sesuai aturan yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur yang ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan diluwu timur mulai SD, SMP dan SMA/SMK sederajat terkait dengan PTMT pada Satuan Pendidikan.

Bakhtiar mengatakan bahwa sesuai aturan yang berlaku, kami melaksanakan PTMT disekolah kami, dengan melibatkan siswa hanya sebanyak 30 persen saja dikelas, dan hanya untuk tiga jam mata pelajaran saja, tidak ada jam istirahat, dan semua harus sesuai dengan standar protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Bakhtiar.

Selanjutnya Bakhtiar berharap bahwa melalui kegiatan PTMT ini, kita semua menjalankan aturan protokol kesehatan secara ketat, baik itu peserta didik, tenaga pendidik, orang tua siswa, dan dukungan masyarakat luas, agar supaya kebijakan PTMT berhasil, dan kita tetap bisa melanjutkan kegiatan proses belajar mengajar seperti sedia kala,” harap Bakhtiar. (Ibrahim)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler