Kabar Daerah

Prihatin Kondisi Warga, Bupati Bulukumba dan Dandim 1411/Blk Kunjungi 3 Kediaman Warga

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, BULUKUMBA – Setelah melihat info di media massa dan media sosial terkait warga Kampung Nipa Kelurahan Bentenge yang kondisinya memprihatinkan, Dandim 1411/Blk bersama Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali beserta jajarannya mengunjungi 3 Rumah warga tersebut di kediamannya masing-masing, Rabu (7/10/2020).

Yang pertama dikunjungi adalah kediaman dua bersaudara lanjut usia, Sitti Zaenab dan Muh Said. Keduanya tinggal di bagian bawah belakang rumah panggungnya. Karena rumah panggungnya sudah tidak layak huni, maka sejak tahun 2005 warga setempat membantu membangun tempat bernaungnya di bagian bawah belakang rumah yang hanya berdinding seng.

Tidak jauh dari rumah Zaenab, Dandim bersama Bupati beserta rombongan bergerak menuju rumah Tepu (64 tahun). Tepu sudah mengalami sakit infeksi tulang sejak umur 15 tahun dan sudah 50 tahun lebih tidak bisa berjalan normal. Kedua tulang kakinya kaku dan mengeras. Jika disentuh seperti batang kayu.

Tepu mengaku di awal sakitnya dan masih bisa duduk, ia masih bisa berjualan es, namun setelah sakitnya tambah parah dia hanya mampu berbaring saja. Tepu tinggal bersama ibunya bernama Jumanna dan dirawat sama iparnya Saiya.

Di rumah Tepu, Bupati menyerahkan bahan pokok dan kasur sama bantal. Bupati juga meminta alas tidurnya diganti dengan yang baru agar Tepu merasa lebih nyaman.

Selanjutnya rumah ketiga yang dikunjungi untuk diserahkan bahan pokok adalah rumah nenek Sarimadan yang berusia lebih 100 tahun. Tubuh nenek ini masih tampak sehat, rambut belum banyak beruban. Namun karena faktor usia, dia sudah tidak mampu berjalan dan hanya terbaring saja.

Di rumah panggungnya, dia ditemani dan dirawat oleh anaknya bernama Suratmi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, keduanya bergantung dari pemberian kerabat dan tetangganya, serta para dermawan.

Bupati berharap secara berkala pemerintah setempat dan petugas Puskesmas mengecek atau memantau kondisi para warga tersebut untuk memastikan sakitnya tidak bertambah parah dan kebutuhan sehari-harinya masih terpenuhi.

“Ini adalah ladang amal bagi kita semua, khususnya para tetangga untuk membantu sesama,” kata Bupati kepada warga yang mendampingi.

Menurut Kadis Sosial, Syarifuddin, Tepu dan Sarimadan adalah penerima BLT. Hanya kakek nenek Zaenab dan Said yang tidak menerima BLT oleh karena Zaenab selama ini tetap menerima tunjangan pensiun dari almarhum suaminya.

“Suami dari nenek Zaenab ini tentara, jadi masih menerima tunjangan pensiun,” ungkap Syarifuddin.(Pendim/Dzoel).

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version