/home/u529867548/domains/simakberita.com/public_html/wp-content/themes/zox-news/amp-single.php on line 77

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u529867548/domains/simakberita.com/public_html/wp-content/themes/zox-news/amp-single.php on line 77
" width="36" height="36">

News

Ustaz Fadel: Innalilahi Wainna Ilaihi Roji’un “Panrita Kitta”

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, SINJAI – Kabupaten Sinjai adalah salah satu Kabupaten di Sulawesi Selatan yang dikenal dengan slogan Bumi Panrita Kitta (Ahli kitab).

Slogan tersebut diyakini berangkat dari filosofi Kabupaten Sinjai di masa lalu yang didominasi oleh didikan pesantren.

Realita menunjukkan belakangan ini di Kabupaten Sinjai marak dibicarakan terkait hal yang amoral (dunia malam/pelecehan seksual). Seperti yang sebelumnya dugaan prostitusi online yang mecatut nama salah satu penginapan, demikian remaja yang dingilir usai dibuai mabuk di Kabupaten Sinjai (16/02/2021) lalu.

Menanggapi hal tersebut, pimpinan Pondok Pesantren Al Markaz Al Islami Sinjai, H. Fadhlullah Marzuki, demikian nama lengkap yang sering disapaan Ust. Fadel mengatakan ini adalah musibah.

“Innalilahi Wainna Ilaihi Roji’un sebab sebagia slogan Bumi Panrita Kitta dengan belasan pesantren dan program religi. Kasihan Bumi Panrita Kitta yang selalu diagungkan dengan belasan pesantren dan program religinya tentu ini pekerjaan rumah besar bagi kita semua di Sinjai,” kata dia.

Ia lalu menghimbau kepada seluruh wali murid agar ekstra hati-hati dan menjaga anak-anaknya di waktu kosong.

“Bukan cuman tugas seorang Kiyai, Ustadz, dan alim ulama, namun menjadi tugas dari semua orang tua untuk selalu melihat dan memperhatikan anaknya, terutama anak millenial,” tegasnya. (18/02/2021).
Ditambahkan, terkait yang terjadi di Tribun Lapangan Sinjai Bersatu terkesan sebagai tempat penikmat esek-esek dan tempat minuman keras bagi pemuda milenial.

“Kami juga berharap aparat dapat lebih jeli melihat peredaran minuman keras di kalangan millenial, karena sangat disayangkan jika Bumi Panrita Kitta yang selalu kita jadikan slogan, justru tercoreng oleh ulah masyarakat kita sendiri,” harapnya. (Ustads Fadel)

Editor : dzul

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version