Sejarah dan Budaya

Ritual Budaya Adat “Appalili” di Acara Sunnatan di Gowa

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, GOWA – Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikenal sebagai daerah yang masih menjaga adat istiadat para leluhurnya. Masyarakat kabupaten yang bertajuk Butta Bersejarah itu menjadikan ritual pendahulunya sebagai tradisi, terjaga meskipun harus mengikuti perkembangan zaman.

Seperti yang terjadi belum lama ini di Desa Kale Mandalle Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa seorang tokoh masyarakat adat di wilayah itu bernama Haeruddin dg Salle dan tokoh pemerintah Dusun Bonto Tangnga Saldi dg Tarra menggelar ritual budaya adat “Appalili” di acara sunatan (khitanan) Frida Aulia (26/5/2021).

Menurut Rusli, tradisi yang dilakukan secara turun temurun ini mulai dari masa Kerajaan Gowa. Ritual Appalili dilakukan pasca musim panen jelang musim tanam. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi saat ini tuntutan dan kebutuhan petani pun mengalami pergeseran.

https://simakberita.com/wp-content/uploads/2021/05/VID-20210526-WA00341-1.mp4
Video : Ritual Budaya Adat “Appalili” di Acara Sunnatan di Gowa

“Sehingga saat ini Appalili menjadi wadah penyaluran aspirasi melalui musyawarah untuk mencapai mufakat antara petani, pelaku usaha, pemerhati pertanian dan pemerintah dalam menyusun rencana program di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

“Acara sunnatan atau khitanan nanda Frida Aulia merupakan moment yang tepat untuk merangkaikan dengan acara ritual budaya adat Appalili,” tandasnya. (Dirham)

Editor : Nasution

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version