Terhubung dengan kami

Sekolah

Menjelang Nataru, Capaian Vaksinasi Pelajar SMAN 9 Luwu Timur Sukses Melampaui Target Nasional

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, LUWU TIMUR – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) capaian vaksinasi pelajar SMAN 9 Luwu Timur sukses melampaui capaian target yang dipersyaratkan oleh pemerintah pusat sampai akhir Desember ini.

Berdasarkan data yang ada, vaksinasi pelajar SMAN 9 Luwu timur sudah mencapai sasaran sebesar 98,5 % Dosis Pertama, dan 90,5 % Dosis Kedua, per 24 Desember 2021.

“Siswa kami yang belum vaksin itu sisa 10 orang, dari 652 siswa yang ada di SMAN 9 Luwu timur,” ungkap Edi Hartono Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 9 Luwu timur, saat ditemui awak media simakberita.com diruang kerjanya pada Kamis, (23/12/2021).

Lebih lanjut Edi Hartono menjelaskan jadi total siswa yang sudah divaksin adalah sebanyak 642 siswa atau 98,5 % dosis vaksin 1, dan dosis vaksin 2 sebanyak 590 siswa atau 90,5 % dari total keseluruhan siswa 652 siswa.

Edi Hartono mengungkapkan bahwa capaian vaksinasi itu bukan semata kerja keras oleh pihak sekolah saja, tapi keberhasilan capaian vaksinasi ini tidak lepas dari kerjasama oleh semua kalangan, baik itu pemerintah kecamatan, pihak puskesmas Kalaena, Polsek Mangkutana, dan peran Koramil Mangkutana, dewan guru dan juga dukungan oleh siswa dan orang tua murid.

Edi Hartono menambahkan kalau pihaknya juga semakin dikebut dengan menindaklanjuti hasil pertemuan dengan PLT Gubernur Sulsel melalui video konferensi bersama dengan pihak dinas pendidikan provinsi Sulsel, dewan pengawas , kepala cabang dinas pendidikan provinsi Sulsel, dan para kepsek, yang menekankan bahwa vaksinasi di satuan pendidikan harus berada diatas 70-80 persen sampai akhir Desember.

“Alhamdulillah ini sudah kami lampaui, berkat dukungan oleh semua pihak,” tutur Edi Hartono.

Namun, Edi Hartono berharap bahwa dengan capaian vaksinasi ini, meminta semua pihak, baik para guru, siswa dan orang tua wali agar selalu menjaga dan mematuhi protokol kesehatan yang ada, tetap memakai masker sebagai upaya membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok pada satuan pendidikan, dan mendukung pelaksanaan PTMT yang sementara berjalan.

“Insyaallah PTMT tetap berjalan, selama kita saling menjaga dengan tetap patuhi prokes yang sudah ada,” pungkas Edi Hartono.

Editor : Ibrahim

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler