SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Penculikan dan pembunuhan bocah anak kelas 5 SD berhasil diungkap personel Polsek Panakkukang Polrestabes Makassar. Kedua tersangka yang diamankan berinisial A (17) dan F (14). Usai membunuh kedua pelaku membuang jenazahnya di kolong jembatan
Melalui akun Instagram, Selasa (10/1/2023) Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando menjelaskan, bermula pelaku menjemput korban dengan menggunakan sepeda motor di Indomaret
” Tersangka A membujuk korban untuk membersihkan rumah dengan menjanjikan upah uang lima puluh ribu rupiah, ” ucap Kompol Lando
Selanjutnya tersangka A bersama korban menuju rumah F dan merayunya untuk membersihkan rumah. Mereka bertiga pun lanjut ke rumah ke rumah A di jalan Batua Raya
Setiba di rumah, A membukakan laptop dan memberikan headset kepada korban, kemudian pelaku A mencekik korban dari belakang dan membenturkan korban ke tembok sebanyak tiga sampai lima kali, lalu mengikat kaki korban dan memasukkan ke dalam kantong plastik dan membuang jenazahnya di bawah jembatan inspeksi Pam timur waduk Nipah-nipah
Atas kejelian dan kecepatan petugas dalam bertindak sehingga pelaku kasus pembunuhan dapat diungkap Polisi
Tertangkapnya tersangka oleh anggota Resmob Polsek Panakkukang dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Afhi Abrianto S didampingi Panit 1 Reskrim, Ipda Ahmad Syamsuri Fajar dan Panit 2 Reskrim, Fahrul dengan membuka rekaman cctv di depan Indomaret tersangka menjemput korban dengan menggunakan sepeda motor
Kini kedua tersangka bersama barang bukti berupa 1 hp merek Vivo Y 15s dan satu unit hp merek Realme 9a milik tersangka A telah diamankan di Polrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum
Sementara itu terkait adanya informasi kedua tersangka melakukan pembunuhan diduga ingin menjual organ tubuh korban
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto memastikan, pembunuhan anak di bawah umur ini tidak memiliki kaitan dengan jaringan penjualan organ tubuh dan murni pembunuhan berencana
” Tidak ada jaringan jual-beli organ tubuh di kota Makassar, maka diimbau orang tua jagai anaknya dan jangan panik, ” kata Kombes Pol Budhi Haryanto. (Anas)
Editor : Nasution
Sumber Foto : Polrestabes_Makassar