SIMAKBERITA.COM, BULUKUMBA – Seorang wartawan bernama Dirman Saso menjadi korban aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian saat sedang melakukan liputan unjuk rasa (Unras) di sekitar Mall Mega Zanur Bulukumba pada hari Sabtu (08/04/2023).
Wartawan yang menjadi korban adalah Dirman, seorang jurnalis yang bekerja untuk media MNC. Dirman juga merupakan Ketua DPD JOIN Bulukumba.
Dirman Saso mendapat perlakukan kekerasan. Dada dan pundaknya dipukul oknum polisi meski ia telah memperkenalkan diri sebagai wartawan.
“Saya dilempar batu dan dipukuli oleh oknum anggota Polres Bulukumba saat hendak merekam aksi demonstrasi yang berlangsung ricuh,” kata Dirman dalam keterangan resminya.
Peristiwa pemukulan tersebut memantik reaksi dari Sekjen DPP JOIN Pusat Julhan Sifadi yang mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian terhadap wartawan.
Julhan Sifadi juga meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tindakan tidak terpuji tersebut dan menindak oknum kepolisian yang bertanggung jawab.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran tentang kebebasan pers dan hak wartawan untuk melaksanakan tugas jurnalistik mereka. Media massa dan organisasi jurnalis lainnya diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap insiden ini dan memastikan bahwa hak wartawan dilindungi dan dihormati.
Sekjen DPP JOIN Pusat Julhan Sifadi juga menyampaikan bahwa tindakan kekerasan terhadap wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistik merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan dan merusak kebebasan pers di Indonesia.
Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi di masa depan dan harus dijadikan momentum untuk memperkuat perlindungan dan kebebasan pers di Indonesia. Semua pihak harus saling mendukung dan bekerja sama untuk menjaga kebebasan pers dan hak wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.
Sementara saat dikonfirmasi Kapolres Bulukumba AKBP Ardiyansyah mengatakan dalam keterangan singkatnya melalui pesan whatsappnya mengatakan “Nanti kami cek dulu mas dan nanti Kami dalami dulu Mas,” katanya. (*)
Editor : Nasution