Birokrasi/Pemerintahan

Perumda Parkir Makassar Raya Pastikan Pengelolaan Parkir MHM 2026 Berjalan Tertib dan Sesuai Regulasi

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 resmi berakhir dengan meninggalkan kesan positif bagi ribuan peserta dan masyarakat yang hadir. Selain sukses dari sisi penyelenggaraan event, perhatian publik juga tertuju pada sistem pengelolaan parkir yang dinilai lebih tertib, nyaman, dan berpihak kepada masyarakat.

Perumda Parkir Makassar Raya menjadi salah satu pihak yang mendapat apresiasi tinggi setelah berhasil menghadirkan pelayanan parkir yang terorganisir dengan tarif resmi yang terjangkau. Jika pada tahun-tahun sebelumnya masyarakat kerap mengeluhkan adanya pungutan parkir yang tidak terkendali, maka pada MHM 2026 kondisi tersebut dinilai jauh lebih baik.

Tarif parkir yang diterapkan selama kegiatan berlangsung dipastikan mengikuti regulasi resmi, yakni Rp3.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat. Kebijakan tersebut disambut positif oleh masyarakat karena dianggap memberi kepastian biaya sekaligus rasa aman selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Tak hanya soal tarif, pelayanan petugas parkir juga mendapat pujian karena tetap siaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Kehadiran petugas di titik-titik kantong parkir resmi dinilai mampu memberikan kenyamanan sekaligus meminimalisir praktik parkir liar yang selama ini menjadi sorotan publik.

Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, menyampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan parkir pada MHM 2026 tidak terlepas dari dukungan dan kesadaran masyarakat yang memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disiapkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan peserta Makassar Half Marathon 2026 yang telah ikut berpartisipasi aktif dengan memarkirkan kendaraannya pada kantong-kantong parkir resmi yang telah kami siapkan. Partisipasi masyarakat ini sangat membantu kami dalam menciptakan sistem parkir yang tertib dan sekaligus menutup ruang bagi oknum-oknum yang ingin memanfaatkan situasi,” ujar Andi Ryan Adrianto.

Ia juga menegaskan bahwa pada hari kedua pelaksanaan MHM 2026, Perumda Parkir Makassar Raya melakukan pemberdayaan juru parkir resmi di sejumlah titik strategis guna membantu pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, seluruh aktivitas tersebut tetap berada dalam pengawasan internal yang ketat.

“Pemberdayaan jukir resmi tetap kami backup dengan pengawas internal untuk memastikan tidak ada masyarakat yang dipungut biaya parkir di luar ketentuan yang berlaku. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan humanis,” tambahnya.

Menurut Andi Ryan Adrianto, pengelolaan parkir yang baik bukan hanya soal penataan kendaraan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang berintegritas.

Keberhasilan pengelolaan parkir pada Makassar Half Marathon 2026 pun menjadi bukti bahwa kolaborasi antara petugas, juru parkir resmi, panitia, dan masyarakat mampu menciptakan suasana kegiatan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak. (*)

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version