SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Wajo menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama para Ketua RT/RW se-Kecamatan Wajo dalam rangka memperkuat strategi pengelolaan sampah berbasis wilayah, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperoleh masukan, saran, serta penyempurnaan terhadap hasil kajian yang sebelumnya telah disusun dalam FGD oleh Ketua Dewan Lingkungan Hidup pada Selasa, 8 Juni 2026 lalu.
Melalui forum FGD ini, para Ketua RT/RW diharapkan dapat membangun kesamaan persepsi, memperkuat literasi, serta menghasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif dan implementatif, khususnya dalam pengelolaan sampah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dalam pembahasan, peserta FGD mengangkat sejumlah isu strategis terkait pengelolaan sampah, mulai dari pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan dan pengolahan sampah, peningkatan peran serta masyarakat, hingga penguatan inovasi dan kolaborasi seluruh RT/RW se-Kecamatan Wajo Kota Makassar.
Plt. Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, berharap melalui kegiatan ini para RT/RW dapat berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjalankan upaya nyata program pemilahan, pengelolaan, dan pengurangan sampah organik berbasis data serta mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.
“Peran RT/RW sangat penting karena langsung bersentuhan dengan warga. Mereka diharapkan mampu menjadi corong, contoh, dan teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini sampah organik masih mendominasi sekitar 60 persen dari total sampah yang dihasilkan setiap harinya. Karena itu, diperlukan langkah konkret mulai dari tingkat lingkungan untuk mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya.
Ivan Kalalembang merumuskan sebuah inovasi pengelolaan dan pengurangan sampah organik di Kecamatan Wajo dengan nama One Resident One Shelter Operation (OREO).
Dalam FGD tersebut juga dibahas berbagai langkah strategis seperti pembuatan BSU, komposter aerob, optimalisasi fungsi TEBA, pemanfaatan biopori, serta pengembangan kegiatan terintegrasi melalui pemanfaatan lahan sempit perkotaan seperti urban farming, peternakan ayam petelur, hingga budidaya ikan nila.
Di akhir kegiatan, seluruh Lurah bersama Ketua RT/RW se-Kecamatan Wajo melakukan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung program pemilahan sampah dari sumber, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta mewujudkan Kota Makassar yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. (*).