Terhubung dengan kami

Perhotelan

Rayakan Satu Dekade, Swiss-Bellhotel Waterfront Makassar Resmi Diluncurkan, Perkuat Identitas Pesisir dan Budaya Lokal

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Swiss-Belhotel Makassar resmi meluncurkan identitas baru sebagai Swiss-Belhotel Waterfront Makassar bertepatan dengan perayaan satu dekade operasionalnya di Kota Makassar. Transformasi ini menjadi langkah strategis untuk mempertegas karakter hotel yang berada di kawasan pesisir sekaligus memperkuat keterikatan dengan budaya lokal, Senin (08/06/2026).

General Manager Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Azrule Aziz, mengatakan perubahan identitas tersebut dilakukan untuk menghadirkan positioning yang lebih kuat di tengah keberadaan sejumlah properti Swiss-Belhotel Group lainnya di Makassar.

Menurutnya, selama ini hotel kerap dikenal dengan berbagai sebutan di masyarakat. Karena itu, manajemen memandang perlu menghadirkan identitas yang lebih jelas dan representatif.

“Nama Waterfront dipilih untuk menegaskan karakter hotel yang berada di kawasan pesisir sekaligus membedakannya dari properti Swiss-Belhotel lainnya di Makassar,” ujar Azrule saat perayaan ulang tahun ke-10 hotel tersebut.

Azrule menjelaskan, penggunaan nama “Waterfront” juga merefleksikan lokasi hotel yang berada di kawasan tepi laut dan dekat dengan berbagai destinasi wisata unggulan Kota Makassar. Dengan identitas baru tersebut, hotel diharapkan tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata para tamu.

“Kami ingin menjadikan hotel ini bukan hanya destinasi menginap, tetapi juga bagian dari destinasi wisata Makassar. Lokasinya berada di pusat kota dan dekat dengan berbagai objek wisata,” katanya.

Dalam perayaan satu dekade operasionalnya, Swiss-Belhotel Waterfront Makassar mengusung tema “A Decade of Culture, Connection, & Hospitality”. Tema tersebut merefleksikan perjalanan hotel selama 10 tahun dalam menghadirkan layanan perhotelan, membangun hubungan dengan tamu dan mitra, serta tumbuh bersama masyarakat Kota Makassar.

Sejalan dengan tema tersebut, manajemen juga memperkenalkan konsep “Soul of Makassar” sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal yang telah menjadi bagian dari identitas hotel sejak pertama kali beroperasi.

Azrule mengatakan konsep tersebut dipilih untuk menegaskan bahwa meskipun hotel beroperasi dengan standar internasional, nilai-nilai budaya lokal tetap menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada tamu.

“Kami ingin tamu, kolega, maupun owner mengetahui bahwa walaupun kami hotel internasional, kami tidak melupakan budaya tempat hotel ini lahir, yaitu Kota Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, Marcomm Executive Swiss-Belhotel Waterfront Makassar, Abdullah Mubaraq, menilai tema dan konsep yang diusung pada perayaan satu dekade ini sejalan dengan transformasi identitas hotel melalui rebranding menjadi Swiss-Belhotel Waterfront Makassar.

“Salah satu yang paling utama adalah kami berhasil mencapai perjalanan 10 tahun dan melakukan perubahan nama yang semakin memperkuat positioning hotel. Rebranding ini menegaskan bahwa Swiss-Belhotel Waterfront Makassar berada dekat dengan laut dan kawasan wisata,” kata Abdullah.

Konsep Soul of Makassar juga diwujudkan melalui penguatan unsur budaya lokal, khususnya di sektor kuliner. Sejumlah makanan khas Makassar seperti Coto Makassar, Pallubasa, Songkolo, Jalangkote, hingga Es Pisang Ijo akan dihadirkan dengan standar penyajian hotel berbintang tanpa menghilangkan cita rasa autentiknya.

“Kami akan mengambil kuliner khas Makassar yang sudah terkenal, kemudian mempelajari cita rasa dan cara penyajiannya sebelum menghadirkannya kepada tamu dengan kualitas terbaik tanpa menghilangkan keasliannya,” tambah Azrule.

Memasuki usia operasional ke-10 tahun, Swiss-Belhotel Waterfront Makassar mulai melakukan peremajaan sejumlah fasilitas sebagai bagian dari pengembangan hotel. Program tersebut mencakup pembaruan area kamar, kolam renang, restoran, dan lobi yang ditargetkan berlangsung secara bertahap hingga 2027.

“Fasilitasnya masih sama, tetapi kami melakukan peremajaan. Renovasi sudah dimulai sejak akhir tahun lalu dan akan berlanjut secara bertahap hingga 2027,” ujar Azrule.

Tak hanya fokus pada pembaruan fasilitas, manajemen juga berencana melakukan penyegaran pada lini kuliner melalui pengembangan menu baru setelah renovasi restoran rampung.

Dalam rangka perayaan 10 tahun operasionalnya, Swiss-Belhotel Waterfront Makassar menggelar berbagai kegiatan sosial, mulai dari donor darah hingga pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan, hotel memberikan ruang bagi 10 pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya secara gratis di area hotel selama satu bulan.

“Kami sangat mendukung UMKM. Tamu yang datang dari luar daerah bisa mendapatkan produk lokal tanpa harus mencari ke tempat lain,” ujar Azrule.

Memasuki dekade kedua operasionalnya, Azrule optimistis identitas baru, tim yang diperkuat, serta semangat baru akan membawa Swiss-Belhotel Waterfront Makassar kembali mencatatkan performa terbaik di industri perhotelan.

“Dengan nama baru, tim baru, dan semangat baru, kami berharap dapat kembali mencapai performa terbaik seperti yang pernah diraih pada tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya. (Ima)

Editor : Iyan

Berita Terpopuler