Terhubung dengan kami

Organisasi dan Komunitas

KPPM Gelar Dialog Publik, Ini Tujuannya

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) melakukan dialog publik dengan mengangkat tema “Menjaga Keamanan dan Ketertiban Kota Makassar dalam Momentum Pilkada 2020. Apa Peran Pemuda?” di Warkop Bundu Hertasning, Selasa (14/1/2020).

Dengan menghadirkan tiga pemateri, di antaranya, Syamsul Arif Galib, M.A (dosen Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar), Kombespol Yudhiawan Wibisono (Kapolrestabes Makassar), dan Nurkanita Maruddani Kahfi (Ketua KNPI Sulawesi Selatan), dialog ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum KPPM, Fajar Hidayat Asbar.

“Soal politik, keamanan-ketertiban, dan peran pemuda diambil menjadi intisari kegiatan ini dikarenakan sangat penting untuk kita diskusikan,” ujar Fajar.

Dalam ruang lingkup masyarakat, lanjutnya, tidak bisa dipungkiri banyak sekali model-model perpolitikan, di antaranya yang paling sering disaksikan adalah money politic (politik uang) dan perang dingin, bahkan konflik keras yang lazim terjadi di momen-momen politik.

Foto : para pemateri dialog publik di antaranya, Syamsul Arif Galib, M.A (dosen Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar), Kombespol Yudhiawan Wibisono (Kapolrestabes Makassar), dan Nurkanita Maruddani Kahfi (Ketua KNPI Sulawesi Selatan)

“Sebagai seorang pemuda, kita harus ikut serta dalam perpolitikan agar pemuda yang katanya memiliki ideologi paling istimewa bisa memberikan nuansa baru dalam dunia perpolitikan, seperti politik kemanusiaan juga bisa berperan aktif mengontrol agar politik yang tidak sehat bisa dibenahi,” kata Fajar.

Pemateri cukup selaras, tambahnya, karena ada aparatur negara, yaitu kepolisian sebagai pengontrol keamanan yang bisa memberikan pemahaman atau materi yang cukup menarik terkait bagaimana seharusnya pemuda menjadi pelopor penggerak dalam mengawal pergolakan politik pilkada di Sulawesi Selatan, khususnya Pilwali di Kota Makassar.

Dalam dialog tersebut, Kapolrestabes Makassar, Kombespol Yudhiawan berharap, masyarakat khususnya pemuda dan pihak kepolisian selaku pengontrol keamanan dapat bersinergi.

“Tujuannya untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat dalam menyambut pesta politik 2020,” sebut Kombespol Yudhiawan.

Dua pemateri lainnya, yakni akademisi dalam hal ini dosen FUFP UIN Alauddin dan Ketua KNPI dengan latar organisasi kepemudaan bisa memberikan nuansa yang sangat produktif terkait peran pemuda itu sendiri.

Dialog kali ini dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta yang didominasi oleh pemuda dan dihadiri pula oleh pihak kepolisian (Kapolrestabes dan jajarannya).

Suasana pun cukup luar biasa dalam dialog karena peserta antusias memperhatikan pemaparan dari tiga pemateri.

Ada dua kesempatan bertanya yang diberikan oleh moderator kepada peserta dengan subtansi kedua pertanyaan hampir sama, yaitu politik Islam dan peran serta ideologi pemuda untuk tindakan mereka terkait politik di Makassar.

Pemberian penghargaan dalam bentuk piagam kepada Ketua KNPI Sulsel, Nurkanita selaku pemateri dialog publik, yang diberikan langsung oleh Ketua Umum KPPM.

Inti sari dari jawaban lebih mendorong para pemuda untuk berperan aktif dan progresif dalam mengontrol pola-pola politik yang alhasil bisa lebih bersifat kemanusiaan.

“Saya berharap kepada seluruh pemuda agar dalam momentum Pilkada keberpihakan politik pemuda adalah pada garis politik kemanusiaan,” ucap Fajar mengakhiri dialog tersebut.

Dalam penutupan, KPPM memberikan penghargaan dalam bentuk piagam kepada pemateri yang diberikan langsung oleh Ketua Umum KPPM.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler