Terhubung dengan kami

Hukum dan Peristiwa

Tawuran Kandea dan Bunga Ejayya, Wartawan Kena Lemparan Batu Saat Meliput

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Aksi tawuran antar kelompok pemuda kembali pecah di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tallo dan Kecamatan Bontoala, Minggu (11/10/2020).

Warga kedua kecamatan yang terlibat tawuran adalah warga Kandea dan Bunga Ejayya. Para pelaku tawuran saling menggunakan batu, anak panah, petasan, serta bom molotov.

Gabungan aparat kepolisian dari Polsek Tallo, Polsek Bontoala, Tim Penikam, dan Tim Thunder Polda Sulsel yang mengetahui peristiwa tersebut pun turun ke lokasi tawuran.

Polisi kemudian melakukan pembubaran di dua titik aksi tawuran, yakni di inpeksi kanal Kandea dan Bunga Ejayya serta di
pertigaan perbatasan Kandea lll Kecamatan Bontoala dan Bunga Ejayya Kecamatan Tallo.

Anggota kepolisian lansung melontarkan gas air mata agar para pelaku tawuran membubarkan diri.

Saat polisi melakukan penyisiran bersama wartawan, salah seorang wartawan bernama Sair Djamaluddin malah menjadi korban pelemparan batu.

“Sebelum terkena batu dari arah tawuran, saya sedang mengambil gambar para pelaku yang melakukan perang kelompok,” ujar Said.

Akibat terkena batu, di bagian dahi sebelah kanan Sair tampak benjol dan sempat mengucurkan darah. Padahal, saat terkena lemparan, posisi dirinya berada di barisan polisi.

Editor: Ilma Amelia

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler