SIMAKBERITA.COM, JAKARTA – Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) mendapat amanah dari Pemerintah Pusat untuk menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat miskin terdampak perpanjangan PPKM.
Dalam proses penyaluran tersebut, ditemukan beras yang rusak, sehingga tidak layak konsumsi oleh masyarakat.
Akan tetapi beras yang rusak tersebut, bukan karena kualitas beras yang disalurkan oleh Bulog tidak bagus, namun karena kesalahan teknis saja saat proses penyaluran, yang menjadi penyebab rusaknya beras tersebut.
Direktur Utama Perum Bulog, (7/8/2021) Budi Waseso menegaskan bahwa beras bantuan PPKM yang disalurkan oleh Bulog telah melewati proses quality control di gudang Bulog, adapun kejadian beras PPKM yang menggumpal di Pandeglang, Propinsi Banten disebabkan karena tetesan air hujan saat proses pembongkaran di Kelurahan Pandeglang.
“Dari total 4,6 ton beras yang kami salurkan ke Kelurahan Pandeglang, memang betul ada 3 karung yang basah karena permasalahan teknis tersebut, itupun sudah langsung diganti dengan beras yang baik, jadi sudah clear sebenarnya permasalahannya ya”, tambah Jenderal Polisi Bintang 3 ini.
“Beras bantuan PPKM yang disalurkan Bulog untuk wilayah Kelurahan Pandeglang, Propinsi Banten ini menggunakan beras baru hasil serapan dari panen petani lokal di Propinsi Banten juga”, tutup Budi Waseso. (*/Iyan)
Editor : Nasution