SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Universitas Handayani Makassar (UHM) menggelar Workshop Perumusan Jalan Riset Informatika dengan mengangkat Tema “Peta Jalan Riset Informatika Menuju Indonesia Emas 2045” diselenggarakan di Aula Kampus UHM, Senin (7/10/2022).
Rektor Univeristas Handayani, Dr Nasrullah, dalam sambutannya mengatakan, sudah tepat workshop ini digelar karena UHM sebagai PT bidang IT dan semua sektor butuh kemampuan IT.
Dr. Nasrullah menambahkan, Dewan Pengarah (Badan Riset dan Inovasi Nasional) BRIN mendorong kami untuk melakukan riset berbasis teknologi, karena sektor IT paling banyak dibutuhkan.
Foto : Universitas Handayani Makassar (UHM) menggelar Workshop Perumusan Jalan Riset Informatika diselenggarakan di Aula Kampus UHM, Senin (7/10/2022).
Dewan Pengarah BRIN, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU mengatakan, selama ini Indonesia mengalami banyak masalah diantaranya tidak memiliki kedaulatan dibidang pangan dan kesehatan masih impor. Ia mengajak saat ini waktunya perguruan tinggi mengarahkan riset dan inovasinya untuk menyelesaikan permasalahn tersebut.
“Dalam riset bukan sekadar untuk publikasi, tapi riset yang memiliki manfaat untuk bangsa. Kota Makassar memiliki banyak potensi mulai dari sumber daya laut dan sebagainya itu bisa dikembangkan untuk ketahanan pangan Indonesia,” terang Prof Marsudi.
Ditempat yang sama, Sekretaris Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Dr. Ing Wiwiek Joelijani mengungkapkan, bahwa inovasi itu harus dimanfaatkan, ada banyak sekali penelitian-penelitian yang bisa kita lakukan ketika kita berbicara pemanfaatan berbasis tehnologi
“Baru-baru ini Prof Marsudi juga menghadiri kegiatan BRida lorong wisata yang digelar Walikota Makassar, ada banyak potensi pengembangan riset yang bisa di impelemntasikan, apalagi untuk daerah itu yang ditekankan teknologi tepat guna yang diperlukan oleh daerah,” ujarnya.
“Kemudian apa yang diperlukan yang harus dimanfaatkan, masalah apa yang dihadapi baik itu sisi ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat. Semua bisa menjadi riset dan lahan inovasi,” ujarnya (*/Anas)