Birokrasi/Pemerintahan

BPKAD Makassar Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Penyerapan DAK Fisik TA.2025

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2025 di Ruang Pola Sipakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (20/5). Kegiatan ini dihadiri oleh SKPD pengelola DAK serta pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam proses pelaksanaan anggaran, (20/05/2025).

Tahun 2025, Pemkot Makassar memperoleh alokasi DAK Fisik sebesar Rp7.215.709.000 yang dialokasikan kepada empat SKPD, yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, serta Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB). DAK tersebut terbagi dalam tiga bidang prioritas: kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan umum.

Sekretaris BPKAD Kota Makassar, Iswady, SE., M.Si, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan serapan anggaran. Pasalnya, pelaksanaan DAK Fisik memiliki tenggat waktu ketat dari pemerintah pusat, sehingga seluruh SKPD dituntut bergerak cepat dan tepat.

“Batas akhir penyaluran DAK tahap pertama adalah 22 Juli 2025. Salah satu syarat penyaluran adalah kontrak kerja sudah ditandatangani sebelum tanggal tersebut. Untuk itu, kami mendorong seluruh SKPD pengelola DAK agar mempercepat finalisasi proses pengadaan sehingga tidak melewati batas waktu,” tegas Iswady.

Rapat ini turut melibatkan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Makassar I, Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), serta Unit Layanan Pengadaan (ULP). Ketiga unsur tersebut memiliki peran strategis dalam percepatan tahapan review, validasi dokumen, hingga proses pengadaan barang dan jasa yang sering kali menjadi titik krusial keterlambatan penyerapan DAK.

Selain memastikan pemenuhan tenggat waktu penyaluran, rapat juga membahas hambatan umum dalam pelaksanaan DAK, seperti lamanya proses review dokumen, kesiapan perencanaan teknis, hingga proses tender. Melalui komunikasi lintas sektor yang intensif, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi mitigasi agar penyaluran DAK berlangsung efektif dan tepat waktu.

Pemerintah Kota Makassar menegaskan harapan agar seluruh alokasi DAK dapat terserap maksimal dan direalisasikan dalam bentuk kegiatan fisik, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Makassar. (*)

Klik untuk komentar

Berita Terpopuler

Exit mobile version