Terhubung dengan kami

Hukum dan Peristiwa

Angin Puting Beliung Terjang Permukiman Warga di Pampang, Pemerintah dan Instansi Terkait Bergerak Cepat Salurkan Bantuan

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 01.00 WITA dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan berdampak pada enam kepala keluarga (KK). Adapun warga yang terdampak antara lain Yusuf, Muh. Nasir, Muh. Hasil, Muh. Fadly, Ibrahim, dan Suwandi.

Berdasarkan keterangan aparat setempat, angin kencang datang secara tiba-tiba saat sebagian besar warga tengah beristirahat, sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah, termasuk lepasnya seng serta kerusakan pada struktur bangunan.

Ketua RT 06 Kamaruddin dan Ketua RW 08 H. Andi Baharuddin BS, bersama tokoh masyarakat setempat segera berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan kecamatan untuk penanganan awal pasca kejadian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pemerintah setempat bersama instansi terkait, antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan, bergerak cepat melakukan penanganan dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar seperti sandang dan pangan, serta material bangunan berupa balok dan seng guna mendukung proses perbaikan rumah warga.

Ketua PAC Semut Hitam Indonesia Kecamatan Panakkukang, Arfandi saat diwawancarai awak media menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang dilakukan oleh pemerintah dan seluruh instansi terkait.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Camat, Bapak Lurah, serta seluruh instansi terkait yang telah sigap merespons laporan warga dan menyalurkan bantuan. Kehadiran pemerintah sangat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Pemerintah setempat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Melalui sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan cepat dan efektif, serta mampu mengurangi risiko dampak yang lebih besar di kemudian hari. (Anas)

Berita Terpopuler