SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai rencana, DPRD Kota Makassar melalui Komisi C menggelar rapat kerja monitoring dan evaluasi (monev) Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Makassar.
Rapat tersebut bertujuan menilai capaian program dan realisasi anggaran selama tiga bulan pertama tahun berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Dalam forum itu, masing-masing SKPD memaparkan laporan pelaksanaan program beserta penggunaan anggaran. Data tersebut menjadi bahan evaluasi Komisi C untuk mengukur sejauh mana target kinerja yang telah ditetapkan dapat direalisasikan secara optimal.
Selain evaluasi capaian, rapat juga mengungkap sejumlah hambatan yang masih terjadi, seperti keterlambatan pelaksanaan proyek, kendala teknis di lapangan, hingga penyesuaian kebijakan yang belum sepenuhnya berjalan efektif.
Anggota Komisi C menekankan pentingnya peningkatan efektivitas kinerja serta transparansi dalam pengelolaan anggaran publik. Mereka juga menyoroti perlunya akselerasi program pembangunan agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Tak hanya itu, aspek pelayanan publik menjadi perhatian utama. DPRD mendorong seluruh SKPD agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga, khususnya pada sektor pembangunan dan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Rapat kerja ini sekaligus menegaskan komitmen DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Monitoring dan evaluasi dinilai sebagai instrumen strategis untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan.
Dalam diskusi yang berlangsung, Komisi C turut memberikan sejumlah rekomendasi perbaikan, antara lain percepatan realisasi program serta peningkatan koordinasi lintas instansi guna menghindari hambatan yang berulang pada triwulan berikutnya.
Perwakilan SKPD menyambut positif berbagai masukan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk melakukan pembenahan serta penyesuaian strategi agar capaian kinerja ke depan dapat lebih maksimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara legislatif dan eksekutif di Kota Makassar semakin kuat dalam mendorong pembangunan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel sepanjang tahun 2026. (*)