Terhubung dengan kami

Hukum

Arqam Azikin: Mensos Segera Tutup ACT yang Diduga Menyalahgunakan Dana Ummat

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Masyarakat dikagetkan dengan dugaan penyelewengan dana kemanusiaan oleh oknum pengurus Yayasan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diberitakan oleh majalah Tempo, isu ini terus bergulir hingga saat ini. Kasus ini terus dikembangkan.

Untuk menelusiri dugaan Penyelewengan dana kemanusiaan di ACT itu, melibatkan Otoritas Jasa Keuangan hingga Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, guna melakukan upaya penindakan, Tidak hanya itu, BNPT pun ikut turun dalam kasus ini.

Menanggapi hal itu, Arqam Azikin, Pengamat Politik dan Kebangsaan dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar angkat bicara.

Melalui laman akun Instagram miliknya, Dosen Unismuh Makassar ini meminta kepada Menteri Sosial menutup Yayasan Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap atau lembaga lainnya yang terbukti menyelewengkan dana ummat untuk kemanusiaan.

” Soal penyelewengan dana ummat di ACT bukan hal yang dianggap sepele, ada ratusan milyar dana ummat di situ yang dititipkan,” ucap DR. Arqam Azikin. Rabu, (6/7/2022)

Dalam video nya itu, ia menyebut ada sekitar 13 persen terungkap dana masyarakat di ACT peruntukannya untuk gaji karyawan.

“Gaji pengurus di yayasan ACT hingga mencapai ratusan juta rupiah. Jangan sampai dana ummat digunakan oleh oknum pejabat di yayasan ACT untuk berfoya-foya untuk kepentingan diri sendiri,” kata Arqam

“Pihak kepolisian harus segera bertindak dan Menteri Sosial segera menghentikan izin ACT. Ini tujuannya agar tidak berdampak negatif kepada lembaga sosial lainnya,” ujar Arqam

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, kepolisian telah melakukan penyelidikan meski belum menerima laporan dari masyarakat.

“Belum ada laporan, masih penyelidikan pulbaket dulu,” kata Dedi, beberapa waktu lalu (*/Anas)

Editor : Nasution

Sumber foto : akun instagram arkam azikin

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler