Terhubung dengan kami

News

Disorot Warganet, Wadir RSUD Syekh Yusuf Gowa Jelaskan Bisnis Properti dan Kepemilikan Aset 

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, GOWA – Ramainya perbincangan di media sosial mengenai dugaan kekayaan fantastis seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa yang aktif berbisnis properti mendapat tanggapan langsung dari Wakil Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr. H. Alamsyah.

Saat ditemui wartawan pada Kamis (16/7/2026), dr. Alamsyah membenarkan bahwa dirinya memang menjalankan bisnis properti secara mandiri di luar tugasnya sebagai ASN.

Menurutnya, keterlibatan dalam bisnis properti berawal pada 2018. Ia mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki lahan yang cukup luas di sekitar Kampus Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gowa. Saat itu, kata dia, ada pihak pengembang (developer) yang menawarkan kerja sama untuk membangun kawasan perumahan.

“Saya dan orang tua asli orang Gowa. Ayah saya dulu pernah menjabat sebagai kepala dinas di salah satu instansi di Makassar. Kami memiliki lahan yang kemudian dikerjasamakan dengan developer,” ujar Alamsyah.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut melahirkan Perumahan Alam Amaliah, sebuah perumahan bersubsidi yang disebutnya mendapat respons positif dari masyarakat. Keberhasilan proyek tersebut kemudian mendorongnya untuk menekuni bisnis properti secara mandiri tanpa membentuk perusahaan.

“Keberhasilan proyek itu membuat saya semakin bersemangat menggeluti bisnis properti secara mandiri,” katanya.

Menanggapi pertanyaan mengenai sumber pendanaan bisnis serta kesesuaiannya dengan penghasilan dan harta yang dilaporkan sebagai ASN, Alamsyah menegaskan bahwa modal usaha berasal dari harta miliknya bersama sang istri yang juga berprofesi sebagai dokter dan mengelola sejumlah klinik kesehatan. 

Selain itu, ia menyebut memiliki aset berupa tanah warisan keluarga yang dikelola menjadi kawasan perumahan.

Ia juga menepis anggapan bahwa seluruh informasi yang beredar di media sosial benar.

“Informasi di media sosial itu tidak semuanya benar. Yang benar, saya memang memiliki lima unit rumah di Perumahan Citraland Celebes dan juga properti di Perumahan Modern Estate, Jalan Tun Abdul Razak. Properti itu saya peroleh melalui pembelian maupun lelang,” ungkapnya.

Alamsyah menambahkan, nilai rumah yang dimilikinya di Citraland Celebes bervariasi, mulai sekitar Rp2,5 miliar hingga Rp3,6 miliar per unit. Sebagian properti disewakan, sementara sebagian lainnya dipersiapkan untuk dijual apabila terdapat penawaran yang sesuai.

“Saya juga memiliki tim yang melakukan taksasi dan mencari properti yang memiliki potensi untuk dibeli maupun dijual kembali,” tuturnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai klarifikasi atas berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial mengenai asal-usul kekayaan dan aktivitas bisnis properti yang dijalankannya di luar profesinya sebagai ASN. (Anas).

Berita Terpopuler